oleh

6 Fraksi DPRD Tangsel minus Gerindra-PAN ungkap Alasan Jika Pengesahan APBD 2020 Ditunda

-Megapolitan-77 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- DPRD Kota Tangerang Selatan mengadakan rapat paripurna membahas hal diantaranya Penetapan PROPEMPERDA Kota Tangsel Tahun 2020, Kemudian dilanjutkan Persetujuan Bersama Walikota Tangsel dan DPRD tentang Raperda APBD TA 2020, di Ruang Rapat Paripurna, Sabtu (30/11/2019) mulai pukul 16.30 hingga pukul 17 30 Wib.

Sesuai rapat, selanjutnya, 6 Fraksi- fraksi (Golkar, PDI-P, Demokrat, PSI, PKS; PKB), sementara fraksi Gerindra-PAN tak nampak dan menurut informasi, mereka walk out saat berlangsungnya sidang.

Dalam penyampaiannya, Rizki Jonis (Demokrat) menjelaskan bahwa pembahasan APBD 2020 sudah melalui proses mekanisme dan proses pengesahan sudah benar dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yakni Peraturan Mentri Dalam Negri No.12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Mentri Dalam Negri No.33 tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

“Postur APBD 2020 itu sudah memihak masyarakat, dimana komposisinya 72 % Belanja Langsung dan 28% Belanja Tudak Langsung. Artinya 72% dari 3,9 Trilyun APBD kita itu untuk kepentingan masyarakat dan 28% itu untuk operasional Kab/Kota.

Di tahun 2020 ini bukan tahap final, hari ini atau hari Senin kita akan ke provinsi untuk dilakukan evaluasi di Banten sebagai perwakilan pemerintah pusat. Sisa waktu 22 hari nanti untuk dilakukan evaluasi pembahasan di Gubernur. Jika terjadi penundaan, maka proses RPJMD Kota Tangsel akan terganggu yang mana nanti kita tidak mungkin bisa menggunakan APBD sebelumnya di TA 2019. Karena banyak di 2020 penambahan item-item seperti gaji, dan lain-lain..

Menambahkan, Sukarya (Golkar) juga penyampaian yerkait hal ini DPRD Tangsel sudah melakukan konsultasi dengan sejumlah lembaga pemerintah seperti Direktur Perencanaan Anggaran Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI dan Tim Anggaran Pembangunan Daerah Pemerintah Provinsi Banten, hal itu diisyaratkan agar Proses Pengesahan RAPBD TA 2020 sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

“Apa yang menjadi keputusan DPRD ini merupakan bukan keputusan pribadi melainkan keputusan bersama secara kolektif kolegial yang mengutamakan keberlangsungan pembangunan Tangsel,” tukasnya.(sugeng)

News Feed