oleh

Ada Apa Warga Serua Indah Ciputat Bantu Seorang Penjual Keliling

-Megapolitan-109 views

Bisnis Metro.id,TANGERANG SELATAN- K (63) salah satu lelaki warga Serua Indah Ciputat, Kota Tangsel, pada tanggal 3 Agustus 2020 diswab tes PCR Puskesmas Tanah Abang Jakarta, hanya dua hari kemudian 5 Agustus 2020 hasil keluar dengan surat keterangan bahwa yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

Puskesmas itu lalu menelepon K, namun karena K pendengarannya kurang bagus, lalu sang anak, yang menerima panggilan tersebut dan mendapat penjelasan bila ayahnya positif.

“Keluarga mereka sempat cekcok dan gusar, karena K merasa sehat dan baik-baik saja. Lalu anaknya bersama menantu minggir keluar rumah, mungkin takut dan khawatir,” ungkap Nanang Ketua RW setempat, saat menjelaskan kepada wartawan, bahwa hal tersebut berdasar laporan anak daripada K, Rabu (12/8/2020) malam

Laporan anak K pada hari Jumat Sore langsung ditindak lanjutinya dengan mengecek lokasi rumah K.

“Sabtu pagi, kita tengok cegat isterinya (S) di tengah jalan yang selama ini berprofesi sebagai ART, kita cegah berangkat, karena Puskesmas Jombang Ciputat setelah kita laporkan, dan mereka telah menunggunya untuk mengecek kesehatan isteri K.

S, sempat menolak bersikeras, dan baik- baik saja. Lalu dengan sabar pengurus RT RW nemberi pemahaman, agar S bersedia di tracking kesehatannya oleh Puskesmas. “Hari Sabtu itu, dia, menyatakan mau mengikuti anjuran kita, ternyata ia ngga berangkat ke Puskesmas, malahan putar balik,

Kemudian selang dua hari, pada hari Senin, Satgas Covid RT RW pun memfasilitasi berbagi peran mengantar 10 orang warga yang mengontrak rumah dilingkungan sana termasuk suami isteri K, untuk diswab tes massal di Puskesmas Jombang Ciputat.

“Senin Malam kita kumpul bersama warga sekitar membicarakan kelanjutannya bila suami Isteri K menjalani isolasi karantina mandiri di rumah,” ucapnya.

Hasil kesepakatan pertemuan, warga sepakat saling menanggung kebutuhan logistik keluarga K. “Jadwal yang patungan logistik, sudah kita buat. Tapi hari Selasa pagi, ada beberapa warga lain yang heboh, bila bapaknya yang positif itu harus dirawat, malah ada teriakan kalau tidak, akan melakukan demo.

Nanang selanjutnya menelepon Puskesmas Jombang mengenai hal ini. “Puskesmas menyatakan siap menjemput K dengan kendaraan ambulance untuk mengantar K ke Rumah Lawan Covid-19 di Ciater Serpong,”

Hari Selasa (11/8) jam 2 siang, K dijemput petugas puskesmas untuk di evakuasi ke RLC. “Alhamdulillah dan terimakasih Puskesmas Jombang cekatan menjemput kemari dengan ambulancenya.

Isteri K sendiri sekarang menjalani isolasi mandiri di rumah, sembari menunggu hasil swab tes PCR selama 14 hari kerja.

“Kita warga saat ini patungan bersama secara bergilir menanggung kebutuhan logistik.

K berprofesi sebagai penjual es keliling di Jakarta yang setiap hari berangkat kerja menggunakan sarana kereta api KRL melalui stasiun Sudimara Jombang Ciputat. “Ia sudah tinggal disini mengontrak rumah sudah lima tahunan, Kartu Keluarganya juga warga sini,” tukasnya. (sugeng)

News Feed