oleh

Anggota DPRD Tangsel Fraksi PSI Sidak Lokasi Wabah Chikungunya

-Megapolitan-455 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Anggota DPRD Kota Tangsel dari Komisi 2 (Bidang Pendidikan dan Kesehatan) fraksi PSI Alexander Prabu mengecek terkait kejadian wabah penyakit Cikungunya di RT 01 RW 10 Kampung Rawalele Kelurahan Jombang Kecamatan Ciputat.

Alexander Prabu, datang ke wilayah ini berdasarkan informasi warga, bahwa semenjak Bulan Januari 2020 sudah ada 90 orang yang kena penyakit Cikungunya. “Kemudian berangsur-angsur pulih, sekarang tinggal 14 orang yang sakit,” ungkapnya, di lokasi Pendopo warga RT 01 RW 010, Sabtu (8/2/2020).

Berdasar peninjauannya, kesusahan para warga yang sakit adalah harus ke Puskesmas. “Bagaimana ke Puskesmas kalau jalan sendiri aja susah,” ujarnya.

Dirinya mengarahkan agar pihak Dinas Kesehatan Tangsel musti ada tindakan penanganan yang serius dengan jemput bola atau standby mendirikan Posko pengobatan Cikungunya ditempat.

“Disini kan ada Balai Warga, buka aja pengobatan dan informasikan ke warga bahwa kami akan buka pengobatan jam 09.00-11.00 Wib,” sarannya.

“Jumlah 90 orang yang yang terjangkit Cikungunya itu memang belum kategori KLB (Kejadian Luar Biasa). “Tapi itu kan waspada, yang jauh lebih penting itu adalah bagaimana selanjutnya,” cetusnya.

Puskesmas diinginkannya menjadi Garda terdepan Penyuluhan Lingkungan. “Bukan saja mengobati tapi preventifnya itu jauh lebih penting. Informasikan tentang penyakitnya warga,” ujarnya.

Lalu masalah obat, Alex mengingatkan juga harus yang bagus. “Ini kan banyak warga yang menderita, jangan mereka dapat obat, habis, lalu sakit lagi.

Merebaknya penyakit yang disebabkan oleh Nyamuk ini, tidak hanya sekedar asal Fogging saja yang mengancam jiwa seseorang.

Sementara Ketua RW 10, Sofyan RA, menyayangkan tidak transparannya Puskesmas menjelaskan langsung penyakit yang menyerang banyak warganya ini.

“Cuman secara penyebab sakit para warga tadi memang dari nyamuk Cikungunya, dan saya lihat di Google, gejalanya persis seperti itu,” ucapnya.

Tapi bila ada keterangan itu atritis penyakitnya, malahan akan lebih parah lagi. “Waduh jangan sampai ke itu ya, karena Atritis itu penyakit parah,” ucapnya sambil bergidik.

Ia sepakat, dengan saran Alex Prabu tadi kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat, yang mengatakan bahwa pihak tersebut harus membuka pelayanan yang standby ditempat. “Karena memang disini sudah urgent sekali dan penanganan cepat serta khusus penyakit ini. Supaya tidak terlalu jauh ke Puskesmas dan antri berjam-jam, kasihan ngga bisa jalan lalu ngga sabar dan harus pulang lagi,” tandasnya. (Sugeng)

News Feed