oleh

Asah Kemampuan, Kosekhanudnas I Latihan Menembak

-TNI Polri-148 views

Bisnis Metro, JAKARTA – Melaksanakan Program Kerja (Progja) Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas) I, hari ini Rabu (8/7/2020), seluruh pejabat dan anggota Kosekhanudnas I melaksanakan latihan menembak bertempat di lapangan tembak Wing I Paskhasau, Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Adapun latihan menembak dengan menggunakan 2 (dua) jenis senjata yaitu laras pendek (pistol) dan laras panjang, dilaksanakan rutin tiap semester bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, kecakapan dan keterampilan dalam menembak sebagai bagian dari profesionalisme prajurit TNI.

Bekerjasama dengan Seksi Senjata Dislog Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, pelaksanaan latihan menembak dijalankan dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Dilaksanakan dalam 2 gelombang untuk mencegah kepadatan jumlah peserta tembak, latihan menembak kali ini dilaksanakan dalam 2 waktu yaitu untuk gelombang I pelaksanaannya hari ini tanggal 8 Juli 2020 dan gelombang II pelaksanaannya tanggal 9 Juli 2020.

Panglima Kosekhanudnas I, Marsma TNI Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P., menyampaikan penekanan melalui Asisten Intel (Asintel) Kosekhanudnas I saat mengambil Apel Pagi, agar seluruh anggota memperhatikan keselamatan dan keamanan diri dan orang lain selama melaksanakan latihan menembak, dan jangan lupa berdoa.

Kasubsiamo Sisen Dislog Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Tek Ruswandi selaku pengawas latihan menembak Kosekhanudnas I menjelaskan secara detil aturan pelaksanaan latihan menembak anggota Kosekhanudnas I sesuai dengan pembagiannya, yaitu menembak menggunakan pistol bagi para Perwira dan Bintara Wanita Angkatan Udara (Wara), sedang laras panjang bagi anggota militer pria Bintara dan Tamtama.

Sementara Kepala Kesehatan (Kakes) Kosekhanudnas I, dr. Jely Winner menyampaikan tentang protokol kesehatan bagi diri pribadi juga peralatan yang digunakan untuk latihan menembak.

Menggunakan pistol jenis Tampoglio SPS Sig Sauer Glock 19, para penembak pistol mendapatkan 13 butir peluru dalam setiap sesi menembak dengan peruntukan 3 butir peluru sebagai percobaan, dan 10 butir sebagai penilaian.

Pada kelompok menembak laras panjang, masing-masing anggota mendapatkan 23 butir peluru dengan peruntukan 3 butir peluru sebagai perkenaan percobaan dan 20 butir peluru sebagai penilaian yang dilaksanakan dengan 2 sikap yaitu sikap tiarap dan sikap duduk. (Pentak Kosekhanudnas I)

News Feed