oleh

Babinsa komsos tentang Iven Pacu Jalur obati rindu saat pandemi

-TNI Polri-195 Dilihat

Teluk Kuantan – Babinsa Ramil 02/KT Kopda Isrianto Komsos Dengan warga Zulpadli , Yoga Pratama.dalam komsos Zulpadli menyampaikaikan tentang tradisi Pacu Jalur yang sempat dihentikan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, guna menghindari munculnya keramaian saat pandemi COVID-19.

“Melalui kegiatan komsos ini masyarakat dapat mengobati kerinduan terhadap tradisi Pacu Jalur yang ditiadakan akibat pandemi COVID-19,”

Sementara itu salah seorang warga mengatakan, bahwa pihaknya sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi atas event Pacu Jalur. Menurutnya acara tersebut salah satu terobosan untuk menggairahkan kegiatan pariwisata di masa pandemi COVID-19. “Komsos tentang pacu jalur menjadi pemantik untuk menggairahkan dan mengobati rasa rindu bagi pecinta event Festival Pacu Jalur.

Festival Pacu jalur adalah sejenis lomba dayung tradisional khas daerah Kuansing. Tradisi ini pernah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015 lalu, dan pernah juga meraih Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017, kategori festival pariwisata terpopuler tingkat nasional.

Pembukaan kegiatan budaya Festival Pacu Jalur biasanya berlangsung cukup meriah. Ribuan masyarakat tumpah ruah memenuhi tribun dan tepian Narosa. Namun, sejak pandemi COVID-19 mewabah kegiatan ini telah ditiadakan untuk antisipasi mencegah penyebaran virus corona.