oleh

BPPT Pinjamkan Sejumlah Alat Ke Pemkot Tangsel Untuk Memutus Mata Rantai Covid-19

-Megapolitan-177 views

Bisnis Metro.id,TANGERANG SELATAN- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bersama Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan Covid-19 (TFRIC19) melakukan serah terima pemanfaatan produknya kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Produk tersebut antara lain, satu unit alat analisa PCR Applied Biosystem 7300, satu mobil hand washer, satu unit ventilator, 30 box PCR Test Kit Biocov-19, serta puluhan box biskuit pangan darurat diterima simbolis oleh Walikota Airin Rachmi Diany, bertempat di auditorium Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi Kawasan Puspiptek, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Kamis (4/6).

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan produk-produk inovasi tersebut telah melalui serangkaian uji dan validasi serta telah memiliki ijin edar sehingga siap untuk digunakan di fasilitas-fasilitas kesehatan.

“Produk tersebut merupakan hasil riset dan inovasi BPPT dan TFRIC-19 untuk berupaya membantu memutus rantai penyebaran covid-19 di Indonesia. Sekaligus mengurangi ketergantungan impor alat kesehatan,” katanya.

Ia berharap produk inovasi yang diserahkan ke Pemkot Tangsel bisa bermanfaat bagi masyarakat serta membantu mempercepat menangani covid-19 dengan melakukan screening test.

“Kelima produk yang kami serahkan bisa semakin membantu mendeteksi secara cepat terutama saat menjalani aktivitas New Normal,” ucapnya.

Sementara Walikota Airin menyatakan terimakasih atas bantuan alat kesehatan yang diberikan sehingga membantu tim gugus covid-19 Tangsel semakin lebih terfokus untuk menangani dan memutus rantai virus corona.

“Kami berterimakasih alat yang dibuat BPPT dan TFRIC-19 sangat membantu kami untuk melakukan Screening Test kepada masyarakat yang hasilnya bisa didapat secara akurat dan cepat untuk menanganinya,” tuturnya.

Airin menambahkan bahwa dari diskusi yang dilakukan oleh pihaknya dengan BPPT, bahwa peralatan ini memiliki peran yang sangat penting dalam pembatasan penyebaran wabah Covid-19. Setelah diteliti bahwa dalam membuat produk ini. “Tidak membutuhkan Budgeting yang besar,” katanya.

Ditambahkan bahwa dengan adanya fasilitas ini, akan mengurangi beban garda terdepan petugas yang menghadapi langsung wabah covid-19 ini.

”Dengan adanya bantuan dari BPPT ini, akan membantu pemkot dengan seluruh Stakeholder memastikan agar hilir bisa terjaga,” imbuhnya.(sugeng)

News Feed