oleh

Danrem 091/ASN : Bela Negara Cegah Radikalisme

SAMARINDA.bisnismetro.id – Cikal bakal generasi penerus bangsa Indonesia harus memiliki jiwa bela negara yang didasari atas kecintaan kepada NKRI dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Dendy Suryadi, SH, MH, mengungkapkan bahwa bela negara memiliki nilai-nilai seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, yakin Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta mampu untuk membela negara.

“Inilah pentingnya bela negara untuk mencegah radikalisme. Radikalisme apa saja. Caranya dengan melatih kepemimpinan, baik mandiri maupun berkelompok,” ujarnya saat menjadi sebagai Narasumber kuliah umum di Unmul FKIP Samarinda Kaltim. Sabtu (17/9/2022).

Menurut Danrem, mahasiswa adalah ujung tombak dalam upaya membela negara. Oleh sebab itu, pendidikan bela negara di lingkungan kampus harus diperkuat untuk membentengi mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh oleh radikalisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI.

Namun pada dasarnya, Danrem meyakini, sikap radikal sangat penting dimiliki mahasiswa dalam mencari kebenaran hingga ke akar-akarnya, terutama saat sedang mengerjakan tesis.

Danrem pun mengingatkan bahwa menjadi seorang mahasiswa selain harus memiliki jiwa bela negara juga harus memiliki keberanian. Berani untuk keras terhadap diri sendiri sehingga terbentuk mental dan jiwa kepemimpinan.

“Bersikap keras pada diri sendiri adalah prasyarat kalau kita ingin berhasil dalam kehidupan dan menjadi pemimpin. Saat kita bisa menghindarkan diri dari pengaruh negatif terutama yang mengarah pada sikap radikal dan intoleran bahkan sampai ekstrim melakukan tindakan kekerasan, maka kita juga akan bisa menyelamatkan Indonesia dari berbagai ancaman,” tandas Danrem.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dekan FKIP Unmul Prof. Dr. H. Muh. Amir Masruhim, M.Kes,  Kolonel Inf Sumarman, Kasiter Kasrem 091/ASN, Wakil Dekan bid kemahasiswaan dan alumni Unmul FKIP Yudo Dwiyono, Koordinator prodi Sejarah Unmul FKIP Jamil, M.Si, dan  Mahasiswa/mahasiswi baru Unmul FKIP.

Sumber : Penrem 091/ASN