oleh

Dianggap Ngeyel Imbauan Prokes, Petugas Bubarkan Paksa Pesta Ultah di Salah Satu Resto Pamulang

-Megapolitan-96 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN-
Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah melarang warga berkerumun dan mengadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang

Selama masa pandemi Covid-19, aktifitas mengumpulkan banyak orang dalam satu waktu acara dan satu tempat dilarang

Ngeyel, mungkin istilah tersebut tepat diberikan. Ada saja orang yang tetap nekad menggelar pesta ulang tahun, salah satunya di Restoran Piro, Jalan Padjajaran, Pamulang Barat, Pamulang, pada Sabtu (7/1/2021) lalu, itu pun dibubarkan paksa oleh personil kepolisian dari Polsek setempat.

Institusi tersebut, diceritakan mengambil tindakan tegas setelah adanya informasi warga, kemudian bergerak ke lokasi, hasilnya puluhan orang terlihat berkerumun menikmati musik dan langsung dibubarkan.

“Benar informasi yang disampaikan bahwa ada acara hiburan yang mengundang massa, untuk itu acara tersebut langsung dibubarkan pihak kepolisian,” ucap Irfan, salah satu konsumen yang berada di lokasi saat pembubaran

Terpisah, Alvin Septian owner Piro membantah jika telah ketiga kalinya melakukan pelanggaran prokes dalam pelayanan yang diberikan selama beroperasional restorannya

“Kita sudah mematuhi semua anjuran pemerintah daerah seperti disediakannya handsanitizer, di cek suhu badan konsumen sebelum memesan menu makanan, bangku-bangku pun sudah diberikan tanda x sebagai batas jarak duduk,” ujar Alvin, saat ditemui wartawan, kemarin (11/1)

Dia juga menyebutkan setiap ada acara selalu menekankan peraturan protokol kesehatan supaya diikuti

“Kalau kemarin itu booking itu cuman 30 an orang dan waktu mereka booking semua full out door dan ditutup. Sedangkan dari kita sendiri sudah memberitahu pentingnya menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Menurutnya pun acara sejak awal berjalan lancar namun pas diakhir akhirnya ada musik memang terdengar riuh padahal dari pihak Piro sudah mencoba mengecilkan suara musiknya

” Memang acara itu mendadak juga jadi hanya kasih- kasih tau saja sekitar resto karena saya pikir juga acara tidak terlalu riuh dan hanya 30-40 orang di outdoor dan tertutup jadi buat yang makan masih cukuplah,” sebutnya.

Diakui jika Piro pun mendapatkan teguran dari Polsek lantaran gaduhnya suasana akibat musik terlalu besar volumenya

“Karena kalau surat edaran walikota yang saya ketahui harus 50% dan belum mendapatkan yang terbaru mengenai aturan prokes,” katanya.

Ia nyatakan tiap melaksanakan acara atau kegiatan yang berhubungan dengan customer dirinya selalu berkoordinasi dengan satgas covid.(sugeng)

News Feed