oleh

Dinas Lingkungan Hidup Tangsel Peringati HPSN Tahun 2020

-Megapolitan-429 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kita Tangerang Selatan Totok Sudarto memimpin kalimat pekikan sebanyak 3 kali “Sampah Plastik No, Buanglah Sampah Pada Tempatnya Yes ” dikatakannya sebagai edukasi kepada masyarakat Kota Tangsel dan harapannya bisa diwujudkan.

Hal tersebut diungkapkan Totok saat awal sambutan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, bertempat di Gelanggang Seni dan Budaya Amphitheater Kawasan Jaletreng Riverside Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Rabu (26/2/2020).

HPSN diperingati setelah terjadinya longsor 5 tahun lalu (21 Februari 2005) di TPA Leuwi Gajah Bogor hingga menelan korban jiwa sebanyak 157 jiwa.

Kadis LH Tangsel Totok Sudarto berharap TPA Cipeucang aman dan tidak terjadi seperti diatas.

Maka bagaimana mengurangi dan menangani Sampah di lingkungan sekitar Kota Tangsel diperlukan tanggungjawab dan peran serta masyarakat berwawasan lingkungan, tepat guna serta memberikan manfaat perekonomian.

Sebanyak 290 Bank Sampah yang di Tangsel saat ini. “Target kami nanti adalah satu RW satu Bank Sampah, maka apabila ada 600 RW maka akan ada 600 Bank Sampah.

Totok juga melaporkan bahwa tahun 2019-2025 pengurangan Sampah sebanyak 30 persen harus dilakukan oleh masyarakat dan sisanya 70 persen penanganan sampah dilakukan oleh DLH Tangsel.

“Dari 30 persen atas prakarsa penggiat lingkungan, Alhamdulillah kita sudah mencapai 10 persen RPJMD dari target kami, mudah-mudahan di kemudian hari kita bisa mencapai angka 30 persen sampai 2025.

Mudah-mudahan bisa dilanjutkan walikota yang akan datang, setuju ya bu, bila perlu ditingkatkan lagi,” serunya disambut tepuk tangan.

Lalu Totok melaporkan juga bahwa di tahun 2019, anggaran sampah kita sudah 12,24 persen, kemudian dari angka itu ada peningkatan pak, di awal saya masuk tahun 2018, hanya 8 persen sekarang sudah 12,24 persen.

“Mudah-mudahan nanti kalau TPA kita sudah selesai, target 30 persen ini, minimal bisa kita lakukan.

Kemudian Kota Tangsel memiliki 290 Bank Sampah. Hasil penimbangan anggota, tahun 2019 dihasilkan dana dari seluruh Bank Sampah yang ada, di angka 3 Milyar rupiah.

“Bisa dibayangkan pak kalau dari 290 Bank Sampah yang ada, sudah dihasilkan 3 Milyar rupiah, bagaimana kalau semua RT punya Bank Sampah, dihitung saja sendiri,” sembari mengatakan TPS3R yang aktif, ada 37 dari 54 kelurahan.

Kemudian program tahun ini, DLH Tangsel akan menanam 800 biopori buat masyarakat dan berharap akan bisa dilanjutkan oleh diri sendiri.

Acara pada kali ini juga diisi dengan penyerahan piagam, pemberian kaos kerja, dan pemberian karung untuk mengisi sampah masing-masing serta edukasi tentang sampah maupun stand pameran rumah budaya tentang sampah.

Hadir dalam acara antara lain, Wakil walikota Tangsel Benyamin Davnie, Forkopimda Tangsel, Wakapolres Tangsel Kompol Didik Kuncoro, Kabari Tangsel, anggota DPRD Tangsel Komisi IV Shinta Wahyuni Chaeruddin, anggota DPRD Komisi III Zulfa Sungki Setiawati, anggota KPUD Tangsel Taufik, anggota Bawahku Tangsel Aas Satibi, tujuh Kadis Tangsel, perwakilan Pusdiklat, perwakilan camat/lurah, serta para Penggiat Lingkungan. (Sugeng)

News Feed