oleh

Gelar Rapat Koordinasi, Dewan Kesenian Tangerang Selatan Gelorakan Gerakan Budaya

-Sosbud-84 Dilihat

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Gelar rapat koordinasi di perumahan Amarapura, Setu, Tangsel milik salah satu rumah pengurus, dewan kesenian Kota Tangerang Selatan (DKTS) kembali mengusung tema gerakan budaya.

Dalam agenda tersebut, internal pengurus DKTS akan melakukan pembenahan kepengurusan dengan mengisi kekosongan yang ada dalam kepengurusan.

“Insha Allah, dalam waktu dekat, seluruh komite yang ada di DKTS akan membuat kegiatan secara berkesinambungan. Untuk itu, supaya dapat berjalan dengan rencana, hari ini kita satukan persepsi,” ujar Andi Suandi, Ketua DKTS Tangsel periode 2021-2025

Dalam perjalanannya, dinamika yang sempat terjadi di internal merupakan pembelajaran yang penting agar DKTS makin solid kedepannya.

“Sebenarnya kejadian kemarin itu menjadi pembelajaran serta evaluasi dalam penempatan SDM di masing-masing komite. Ini bukan masalah SDMnya, tapi tentang sinergitas dengan pengurus lainnya yang sesuai dengan AD/ART organisasi,” pungkas Andi

Dalam waktu dekat, nama besar DKTS Tangsel yang mestinya jalin sinergi dengan dinas terkait diantaranya dindikbud dan dinas pariwisata akan di maksimalkan kembali dengan nama-nama baru.

“Iya, bukan hanya mengisi kekosongan, dari dalampun akan kami persempit lagi, mengingat masih adanya pengurus yang tidak pernah nongol dalam rapat. Inikan jelas melanggar AD ART organisasi. Setelah itu, baru deh kami akan mengajukan pembaharuan SK kepada pak Walikota,” ucapnya (15/6/2022)

Ia menegaskan, hadirnya pembina yakni Edy Wahyu memberikan angin segar dalam acuan berorganisasi sebagaimana mestinya. Bukan tanpa sebab, adanya sosok pembina di dalam organisasi sangat di perlukan.

“Dari semua yang tercatat di SK, kami akan melakukan pengurangan. Seluruhnya akan melalui proses rapat pleno. Percuma juga bila tidak bisa bantu pemikirannya. Dan akhirnya nama Edy Wahyu akan kami angkat sebagai pembina,” tegasnya (Red)