oleh

HUT Brimob ke 77, Polres Tangsel Santunan Puluhan Yatim dan Potong Tumpeng, Begini Penyampaian AKBP Sarly Sollu

-TNI Polri-167 Dilihat

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Dzikir Tahlil Tahmid dan pembagian puluhan anak yatim serta pemotongan tumpeng nasi kuning diselenggarakan di Polsek Serpong dalam rangka tasyakuran HUT Brimob Polri Ke 77, Senin (14/11/2022).

Kegiatan ini merupakan kali perdana, sejak berdirinya Polres Tangsel pada Tahun 2016.

Hal tersebut diungkapkan Iptu Sulistyo Winardi, Ketua Panitia, yang mengatakan bahwa baru kali ini diadakan dan atas inisiasi Kapolsek Serpong, Kompol.Evarmon Lubis.

“Alhamdulillah atas Ridho Allah dan inisiasi Bapak Serpong 1. Beliau mendorong kita membikin acara ini agar kembali lagi semangatnya,” ungkapnya dipanggung podium.

Hadir dalam acara diantaranya Kapolres, Wakapolres, para Penjabat Utama, Polres Tangsel, para Kapolsek Jajaran, serta para perwira dan senior bintara tinggi yang dari Brimob, dan lainnya.

“Mudah mudahan semangat Brimob selalu menjiwai kami dan selalu bisa menjunjung tinggi untuk melaksanakan tugas tugas keseharian dengan baik dan benar, serta solidaritas” ucap Sulistyo.

Sementara, Kapolres Tangsel Akbp. Sarly Sollu dengan penampilan seragam dinas yang dianggap sangat brigade pada malam kali ini, mengatakan bahwa Brimob lahir karena sejarah dan terlahir karena mental baja.

Salah satu cerita pengalaman menegangkan saat ia ditugaskan di perbatasan Atambua Tahun 2014 dengan membawahi personil Brimob dari Satuan Latihan (Satlat) sebanyak dua pleton.

“Saat di Atambua itu tanpa senjata atas perintah operasi intelijen dengan perahu kecil sebanyak 5 orang menyisir sungai dari hilir menuju hulu namun selamat saat diserang GAM. Dan ilmunya disini adalah Brimob tidak usah gentar dengan kondisi

Sembari memotivasi, modal dinas selama ini yang dilakukannya adalah tidak perlu takut jika itu benar.

“Kira tidak perlu gentar menghadapi musuh apapun wujudnya, kalau kita memang punya kemampuan

Sampai sekarang, Sarly menegaskan meski dirinya berasal dari Brimob, punya tekad harus mampu dan kokoh berdiri melindungi anggota.

“Karena saya bahagia kalau ada anggota saya yang tetap mendukung. Dan saya paling jengkel kalau ada perintah saya tidak dilaksanakan, sesuai doktrin Brimob tidak boleh ada pengkhianat

Ia mengulang lagi, sudah tercacat dalam sejarah Satuan-Satuan Tempur yang tidak pernah berkhianat terhadap negara adalah Brimob.

“Makanya saya tidak mungkin berkhianat terhadap rekan-rekan, dan kalau ada yang punya salah kalau perlu saya bantu. Yang penting jangan pernah minta bantu saya untuk menikahkan kembali,” selorohnya.

Dan masih banyak pengalaman tugasnya yang disampaikan pada momen istimewa ini, pada prinsipnya loyal atas perintah negara.

“Brimob adalah kebanggaan, saya lahir dibentuk di Brimob dan tidak boleh disombongkan karena Brimob lahir dari sejarah. Jangan pernah katakan kita Eks Brimob, tapi hati kita tetap Brimob,” imbuh sosok kualifikator rangking 1 Pelopor, yang sebelum-sebelumnya diambil oleh Tamtama

Diakhir penyampaiannya, Brimob adalah mempunyai solidaritas yang tinggi dan punya loyalitas yang tinggi.

“Mudah-mudahan saya sampai selesai dinas punya hati Brimob, dan Polri harus semakin dicintai oleh masyarakat. Berdiri di depan masyarakat, sejajar dan sebagai penolong dan sahabat masyarakat,” pungkas Sarly Sollu (Sg)