oleh

Ini Alasan Walikota Airin, PSBB Jilid 3 Tangsel Hingga 14 Juni 2020

-Megapolitan-109 views

Bisnis Metro.id,TANGERANG SELATAN- Perpanjangan ketiga pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka penanganan Covid-19 Di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diberlakukan hingga 14 Juni mendatang.

Bahwa sehubungan masih terdapat penyebaran Corona Virus Disease 2019 di wilayah Kota Tangerang Selatan, dan telah ditetapkannya Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.161-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan Tahap Ketiga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), perlu dilakukan perpanjangan ketiga pembatasan sosial berskala besar.

Perpanjangan tersebut pun telah diKepwalkan melalui Keputusan Walikota Tangsel Nomor 338/Kep.163-Huk/2020 tentang Perpanjangan Ketiga PSBB dalam rangka Penanganan Covid -19.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, menjelaskan perpanjangan ketiga pemberlakuan pelaksanaan PSBB dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 1 Juni 2020 sampai dengan tanggal 14 Juni 2020.

“Masyarakat yang berdomisili atau melakukan aktivitas di wilayah Kota Tangerang Selatan, wajib mematuhi ketentuan pelaksanaan PSBB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,”ungkapnya.

Untuk penerapan PSBB tahap ketiga ini tidak ada yang berbeda,sama dengan tahap yang sebelumnya. Dengan perpanjangan PSBB tahap ketiga ini, beberapa area akan mulai dapat diberlakukan kembali ibadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sementara untuk kegiatan belajar mengajar, tetap dilaksanakan di rumah atau diperpanjang hingga 15 Juni 2020.

Menambahkan kembali dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, PSBB bagi Walikota Tangsel adalah bagian dari bagian dari karantina kesehatan.

Sesuai dengan UU No 6 ini ada 4 jenis karantina kesehatan diantaranya karantina rumah sakit, karantina wilayah, dan PSBB.

“Di PSBB ini bisa saya buat 2 minggu, bisa 3 minggu, atau bisa juga nanti setelah tanggal 14 Juni 2020 bisa saya perpanjang lagi,” ungkap Walikota Airin Rachmi Diany, di Lobby Balaikota Tangsel, Selasa (2/6/2020).

Sampai kapanpun lanjut Airin, dan telah disampaikan ke Gubernur Banten, bahwa bagi Pemkot Tangsel adalah turf penegakkan karantina kesehatan.

“Karena kalau ngga kita tegur, misalnya sih A ngga pakai masker, dasar hukumnya apa, apakah cukup dengan Perwal yang hanya sanksi-sanksi saja, tapi kalau PSBB, saya bisa menggunakan Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018, sih A dianggap mengganggu proses untuk Karantina Kesehatan ancaman denda maksimal 100 juta atau kurungan,” katanya.

Maka dari itu Airin sudah mengusulkan ke Gubernur Banten terkait mau ke New Normal Tatanan Kehidupan Baru, PSBB penting bagi Kepala Daerah untuk memberikan sanksi disiplin kepada masyarakat. (sugeng)

News Feed