oleh

Innalillahi, Politisi PAN Tangsel Tewas Kecelakaan di Bogor

-Megapolitan-868 views

Bisnis Metro.id,TANGERANG SELATAN- Subandi Susilo (48) seorang politisi PAN Kota Tangsel mengalami kecelakaan tunggal hingga tewas saat mengendarai motor matik B 6764 WYD warna hitam dengan kondisi ringsek berat bagian body depan, di daerah Cogreg Parung Bogor.

Kabar peristiwa tersebut diterima pihak keluarga korban, yang beralamat di Jalan Sumatera RT 01 RW 07 Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangsel, pada hari Kamis (23/7/2020) sekitar pukul 17.15 Wib.

Deden (32) adik bungsu korban menceritakan kepada wartawan, bahwa sebelumnya tak menyangka almarhum yang merupakan anak sulung tujuh bersaudara ini meninggal dunia dengan cepat. “Kakak saya ini pada saat berangkat, rencananya akan pergi ngajinya selama ini, sekaligus silaturahmi ke gurunya, dan selanjutnya mau menengok anaknya yang nomer 2 mondok pesantren Umul Quro Leuwiliang Bogor,” ungkapnya.

Dirinya, waktu mendapat informasi kejadian, posisi korban sudah di RS Sentra Terpadu Jalan Raya Parung Bogor, “Kejadian kecelakaan kakak saya itu di Cogreg depan Wan Agriya, sedang hasil olah tkp saya belum tahu, karena kita dari pihak keluarga belum membuat surat laporan ke kepolisian dan situasi kondisi.

Asumsinya dari keluarga dan warga masyarakat.sekitar tkp, korban mengalami benturan yang sangat keras saat mengendarai motornya. Darah dibagian kepala akibat menabrak tembok rumah warga di depan kantor GEMPUR, dan saat dibawa ke RS, korban meninggal dalam perjalanan.

“Darah menutupi muka beliau, karena ada luka di bagian kelopak mata sebelah kiri serta robekan dibagian atas pelipis dan bagian dahi,” terangnya.

Usai kabar duka ini dan mobil ambulance jenazah RS tiba dirumah malam harinya, banyak warga dan tokoh masyarakat Kota Tangsel bertakziah ke kediaman korban guna memberikan penghormatan yang terakhir. “Mudah- mudahan ini pertanda sinyal baik buat keluarga kami, dan semoga selama ini almarhum baik dalam pergaulan dan insyallah kebiasaan kakak saya yang baik ini akan kami teruskan menjalani,” harapnya.

Korban meninggalkan seorang isteri dan dua orang anak. Pernah mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Kampung Rawalele Jombang pada tahun 1998. Kemudian Caleg PPP Dapil Ciputat tahun 2014, dan pindah ke PAN sebagai Caleg tahun 2019. Almarhum, rencananya akan dikubur di pemakaman wakaf keluarga di Kampung Rawa Kelurahan Pondok Pucung sebelum sholat Jumat.(sugeng)

News Feed