oleh

Kadispen AU: Dengan Journalist Gathering 2019 TNI AU Berharap Wartawan Dapat Menjadi Jurnalis Tempur Yang Dibutuhkan Sewaktu-waktu

-TNI Polri-1.478 views

Bisnis Metro, JAKARTA – Markas Besar TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Dinas Penerangan menggelar ” TNI AU- Journalist Gathering 2019 ” di Markas Wing I Paskhas, Jakarta, Sabtu (7/09/2019).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI Fadjar Andrianto secara langsung yang membuka acara tersebut, kegiatan jurnalis gathering tahun 2019 ini diikuti oleh puluhan insan media yang berasal dari media cetak, elektronik dan online,  bertujuan untuk saling menguatkan kerja sama dalam membuat sebuah pemberitaan yang baik dan benar, serta mengedukasi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar.

Dijelaskannya acara ini dilaksanakan satu hari, mulai pagi sampai sore dengan kegiatan-kegiatan berupa ice breaking dari dinas psikologi Angkatan Udara, kemudian ada demo satuan tempur terjun payung dan juga ada acara yang secara kebersamaan antara kita dan kekompakan antar kita, sehingga terjadilah kerja sama.

” Di sini juga kita bisa saling mengenal antara Insan pers yang ada di sini yang selama ini mungkin belum saling kenal menjadi lebih akrab disini,” ungkapnya saat memberikan kata sambutan, di Jakarta, Sabtu (7/09/2019).

Penyerahan secara simbolis sertifikat kursus Jurnalis Tempur oleh Kasubdispenum Kol Yuris

Dijelaskan juga kegiatan ini, merupakan salah satu program yang ditekankan oleh Bapak Kepala Staf Angkatan Udara yakni harus bersikap humanis terhadap masyarakat. Dalam acara ini juga ditampilkan simulasi seperti game, simulasi perang di sebuah daerah perkotaan yang didemonstrasikan oleh Detasemen Bravo 90 Paskhas.

“Selain itu, para jurnalis juga akan dibekali kursus singkat jurnalis tempur, di mana di saat perang ataupun saat ada konflik, jurnalis memahami apa yang harus dilakukan oleh jurnalis, supaya jurnalis juga aman dan bisa mendapat berita yang benar, dengan sedikit teori yang diberikan TNI AU,” terangnya.

Sehingga kelak bila para jurnalis diminta mengikuti operasi ketika ada konflik sudah mengetahui apa yang harus diperbuat dan supaya aman dari serangan -serangan mungkin yang ada dari lawan dari pihak kita sendiri, agar tidak tertembak oleh teman sendiri.

“Outputnya dalam kegiatan ini supaya antar Jurnalis dengan TNI dapat saling kerja sama. Mudah-mudahan kerja sama terjalin dengan baik,” jelasnya.

Acara ditutup dengan pembagian sertifikat Kursus Singkat Jurnalis Tempur kepada awak media yang hadir.

Penulis/editor: Yuni

News Feed