oleh

Kasal Imam Sholat, saat rehat gladi posko Armada Jaya

-TNI Polri-2409 Dilihat

Bisnismetro.id, SURABAYA —Pemandangan yang layak sebagai teuladan, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai imam sholat zuhur saat rehat pada Latihan Gladi Posko Armada Jaya (AJ) ke XL 2022 di Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) Surabaya. Selasa (25/10).

Meskipun jadwal kegiatan Gladi Posko sangat padat, Laksamana Yudo terlihat menyempatkan diri untuk melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim yang taat yaitu melaksanakan sholat. Hal tersebut juga selalu dilaksanakan saat dirinya melakukan kunjungan kerja dan kegiatan di berbagai wilayah. Meskipun di tengah perjalanan, Kasal selalu memerintahkan rombongan berhenti sejenak di sebuah masjid atau mushola untuk beribadah sholat.

Sejak awal menjabat sebagai Kasal, Laksamana Yudo telah mengeluarkan Perintah Harian dimana pada butir pertama berbunyi “Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam pengabdian sebagai Prajurit Jalasena yang memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI AL”.

Laksamana Yudo meyakini bahwa kehebatan suatu Kesatuan dalam perencanaan, personel, latihan dan alutsista tanpa diimbangi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa maka tidak akan diperoleh kemenangan yang sejati.

Gladi Posko AJ tahun 2022 yang berlangsung selama 16 hari sejak Rabu (12/10) dan akan ditutup pada esok hari Rabu (26/10) ini melibatkan lebih kurang 946 personel dari Mabesal dan Kotama-kotama TNI AL seluruh Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini adalah dalam rangka meningkatkan integrasi unsur-unsur TNI Angkatan Laut (TNI AL)  dalam satu kesatuan komando dan kemampuan perorangan maupun satuan untuk mengaplikasikan serta menerapkan doktrin pada masing-masing satuan.

Latihan Armada Jaya merupakan latihan puncak TNI AL yang menggabungkan komponen SSAT dalam penyelenggaraan operasi gabungan dengan tujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kesiapan komponen SSAT, di samping merupakan sarana untuk meningkatkan profesionalisme prajurit matra laut, yang mana hal ini telah direncanakan dalam rencana strategis TNI AL melalui program peningkatan profesionalisme personel matra laut. (***)