oleh

Kehadiran Medis Pakai APD Bersama Polsek Pondok Aren, Sempat Warga Bertanya-Tanya saat Wanita Lansia Meninggal

-Megapolitan-407 views

Bisnis Metro.id,TANGERANG SELATAN- Dua orang dari pihak Puskesmas Pondok Betung berpakaian APD lengkap di sebuah kontrakan milik Suyatmi dan tak lama disusul sejumlah anggota kepolisian sektor Pondok Aren Polres Tangerang Selatan di tkp, membuat warga Gang Sate RT 10 RW 01 Kelurahan Pondok Betung, bertanya-tanya.

Tugino Ketua RT 10, setelah dapat laporan dari warga, kontrakan tersebut telah tercium bau busuk bangkai yang menyengat.

“Saya dapat laporan dari tetangga kanan kirinya, bahwa bau busuk itu dari dalam kontrakan yang dihuni nenek Tasinem bersama anaknya yang selama diduga mengidap kelainan jiwa bernama Budi (45) ” ungkapnya.

Tugino pada saat mendapat laporan warga posisinya lagi berada di Kantor Kelurahan untuk urusan bansos presiden yang akan turun esok dari Kemensos.

“Tak lama dapat info, saya pulang selepas dhuhur dan di tkp, polisi sudah banyak bersama Babinsa Koramil Pondok Aren,” tuturnya.

Kehadiran polisi bersama pihak medis Puskesmas untuk memastikan di dalam rumah tersebut, terkait sumber bau busuk dan mengantisipasi hal yang tak diinginkan bilamana warga tetangga yang masuk ke dalam, diduga putera nenek Tasinem akan ngamuk.

Hasil pemeriksaan medis puskesmas, bahwa bau busuk berasal dari jasad nenek Tasinem yang diduga telah meninggal 3 hari akibat komplikasi sakit menahun yang diderita.

Pemilik kontrakan, melaporkan ke dirinya bahwa almarhumah merupakan warga ber ktp alamat Kodam Pesanggrahan Jakarta Selatan, yang pembayaran mengontrak rumahnya dibayarkan kakaknya Budi. “Kakaknya Budi, kata warga itu kadangkala menengok, tapi diduga dari Hari Senin, karena mungkin PNS, lagi Dinas Keluar Kota, jadi tidak tahu kalau orangtuanya meninggal,” tutur Tugino.

Tingkah Budi yang selama ini memang dirasa suka bergaya silat dan penampilannya yang kumal kotor kadan sering memukul wajahnya sendiri, diduga semakin membuat warga sekitar cuek, enggan mendekat, sekaligus tidak mengetahui kondisi Nenek Tasinem hingga meninggal dunia.

“Tadi juga pihak gereja dari keluarga almarhumah yang mengurus surat pengantar dari saya agar bisa dilakukan penguburan secara normal di Tanah Kusir,” imbuh Tugino.

Sementara keterangan singkat, dari Polsek Pondok Aren menyimpulkan bahwa korban meninggal karena sakit.

Terpantau di lokasi tkp kontrakan, tak ada pita kuning police line, dan penghuninya yang diduga stres selama ini (Budi), masih agak nyambung saat wartawan berkomunikasi langsung dengan dia.(sugeng

News Feed