oleh

Lapak Berkah, Zakat, dan Stimulus Ekonomi Rakyat Bawah

-Nasional-49 views

Bisnis Metro, JAKARTA – Lapak Berkah menjadi program unggulan di bidang ekonomi yang diinisiasi oleh Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). Program ini diupayakan IZI sebagai bagian stimulus ekonomi masyarakat bawah yang ikut terdampak wabah yang dihasilkan Covid-19.

Ketidakpastian yang berkepanjangan akibat pandemi mendatangkan gejolak bagi ekonomi Indonesia bagaikan badai yang keras. Banyak dari usaha kecil dan menengah gulung tikar. Konsumsi rumah tangga atau daya beli masyarakat ikut mengalami penurunan.

Inisiatif Zakat Indonesia pun giat meluncurkan beberapa program stimulus bagi pedagang kecil perkotaan sebagai gerakan Gotong Royong dengan Berzakat. Gerakan ini sebagai upaya menstabilkan kondisi serta serta mendorong pertumbuhan ekonomi di saat pandemi.

Beberapa kantor perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia menerjemakan program Lapak Berkah ini dalam berbagai istilah aksi penyaluran. Di Jawa Barat, Perwakilan IZI menamakannya sebagai Gerobak Berkah.

Program pemberdayaan IZI Jawa Barat tersebut disalurkan kepada pedagang kecil Kota Bandung yang tengah bergelut di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Pada Jum’at lalu (18/9), seorang penerima manfaat bernama Jubaedah mendapat tambahan modal bagi usaha kecilnya yang mulai kolaps.

Pedagang gorengan keliling itu selalu berjualan di sekitar kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung. Penghasilannya bergantung pada aktivitas kampus sekitar. Begitu awal pandemi muncul hingga sekarang, seluruh mahasiswa menjalani proses pembelajaran jarak jauh.

Omzet Jubaedah ikut jatuh akibat tak ada lagi aktivitas belajar-mengajar di Kampus UPI Bandung. Modal habis tanpa adanya penghasilan. Modal tak berputar. Hingga kemudian, IZI berupaya menopang dagangan single parent tersebut melalui dana zakat, infak, dan sedekah para donatur.
Di Kota Pekanbaru, Program Lapak Berkah mendapat dukungan langsung oleh Wakil Walikota H. Ayat Cahyadi, S.Si.

“Kami (Pemkot Pekanbaru) mengapresiasi sinergi IZI dan Pegadaian Syariah ini. Program Lapak Berkah ini sangat membantu ekonomi masyarakat, dan upaya pemerintah kota yang bekerja menjadikan Pekanbaru sebagai Kota Madani dan Smart City, dengan peningkatan kualitas SDM, khususnya di tengah wabah Covid-19,” sambutnya di peresmian program Lapak Berkah yang berlangsung di Café The Gade Coffe & Gold, Sabtu (19/9).

Program Lapak Berkah Kota Pekanbaru menggandeng Pegadaian Syariah melalui Dana Kebajikan Umat (DKU). Gerakan Gotong Royong bersama Zakat ini menopang kebutuhan modal 10 pedagang kecil yang biasa menjajakan makanan kecil dan minuman di pinggir jalan kota.

Abu Daud selaku Kepala Perwakilan IZI Riau menjamin efektivitas program unggulan mereka. “Program Lapak Berkah ini juga tepat sasaran karena sudah dilakukan asesmen kepada para penerima manfaat. Saya juga berterimakasih kepada PT. Pegadaian Syariah dan berharap langkah awal kolaborasi ini dapat menstabilkan perekonomian masyarakat,” terangnya di hadapan Wakil Walikota Pekanbaru dan mitranya.

Sepuluh penerima manfaat ini merupakan pelaku usaha kecil yang berjualan minuman air tebu, air kelapa, kopi, es rumput laut , cendol serta makanan layaknya gorengan, bakso bakar dan aneka kue.
Suratman (50) penjual aneka minuman yang menjadi penerima manfaat merasakan langsung stimulus yang diberikan dari dana zakat, infak dan sedekah nasabah Pegadaian Syariah Ahmad Yani Pekan Baru. Ia bersama sepuluh pedagang lainnya mendapatkan gerobak usaha serta dana tunai.

“Di tengah pandemi ini susah cari orang yang beli dagangan saya. Tapi dengan adanya tambahan modal usaha dari zakat ini bisa membantu rakyat kecil seperti saya,” tutupnya mengakhiri sesi peresmian program Lapak Berkah antara IZI dan Pegadaian Syaria

Sumber: IZI

News Feed