oleh

Long Range Patrol ke Chisheke village, Peltu (k) wiwik bersama Wan TNI lainnya Sempatkan menyapa Masyarakat Setempat

-TNI Polri-73 Dilihat

Peran Prajurit wanita dalam misi perdamaian PBB sangat penting dan signifikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah konflik Republic Democratic conggo yang mayoritas adalah kaum wanita dan anak yang menjadi korban kekerasan penganiayaan dan perkosaan yang dilakukan oleh kelompok sipil bersenjata atau para perampok dan pembuat kekacauan serta membantu pemulihan Traumatic Healing terhadap korban kekerasan tindak pelecehan Seksual dan eksploitasi anak.

Kehadiran prajurit Wanita memiliki peran penting dalam mendukung Operasi Pemeliharaan Perdamaian di wilayah tersebut. Salah satu prajurit Wanita Angkatan Darat Peltu (k) Wiwik Yunita Sari beserta timnya yang disapa akrab dengan Mama Indo oleh kaum anak anak dan wanita sangat berperan aktif sebagai FET (Female Engagment Team) Wan TNI dalam misi perdamaian PBB yang tergabung dalam satgas INDO RDB 39D MONUSCO Tak hanya bertugas soal keamanan saja, tetapi prajurit wanita ini juga melakukan pendekatan ke masyarakat sekitar markas COB WALUNGU VILLAGE Kegiatan yang mereka lakukan kerap kali mengundang simpati warga, mereka juga sering memuji tindakan dan kedekatan wanita TNI tersebut dengan warga.

Peltu (K) Wiwik dan tim mampu menjalin hubungan harmonis dengan warga lokal, sebab mereka sering mengunjungi sekaligus ikut membantu mengatasi kesulitan masyarakat setempat. Kehadiran prajurit Wanita di misi perdamaian ini dapat memberikan warna dan dampak positif pada pelaksanaan misi tersebut.