oleh

Mengenal Izidok, Aplikasi E-Rekam Medis Pertama di Indonesia Untuk Dokter Praktik Mandiri

-Oto Tekno-47 views

Bisnis Metro, JAKARTA – Aplikasi e-Rekam Medis untuk dokter praktik mandiri pertama di Indonesia baru saja dirilis dan bisa jadi angin segar untuk dokter praktik mandiri. izidok, aplikasi kesehatan untuk memudahkan input e-Rekam Medis dan operasionalisasi dokter praktik mandiri.

Dengan rekomendasi dari Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia (Primkop IDI), izidok menawarkan solusi untuk sistem administrasi dan pencatatan rekam medis dokter praktik mandiri yang masih manual.

Metode manual yang masih diterapkan oleh dokter praktik mandiri memunculkan beberapa masalah seperti data administrasi dan rekam medis pasien yang hilang, rusak, dan susah
dicari. Berangkat dari latar belakang inilah, Timur Bawono, Chief Operating Officer (COO) PT Medlinx Asia Teknologi menggagas penciptaan izidok.

izidok dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan, seperti e-Rekam Medis dengan diagnosis ICD 10 dan Write and Type Ready. Dua fitur ini memungkinkan dokter untuk meng-input rekam medis pasien secara elektronik baik dengan mengetik (type) atau menulis (write) dengan stylus
pen.

Salah satu hal penting dalam penyelenggaraan praktik dokter ialah komunikasi yang berkelanjutan dengan pasien, untuk itulah izidok juga menyediakan fitur Patient Engagement.
Melalui fitur ini, dokter dapat mengirim pesan pengingat (reminder) kepada pasien tentang jadwal kunjungan berikutnya. Pesan ini pun dikirim secara otomatis karena sudah terintegrasi
dengan sistem izidok.

izidok merupakan aplikasi berbasis website atau lebih dikenal dengan sebutan SaaS (Software as a Service). Artinya, pengguna izidok dapat mengakses aplikasi ini dengan mengetikkan URL izidok.id pada browser tanpa perlu melakukan proses instalasi apa pun. Layanan SaaS atau
aplikasi berbasis website sendiri sudah banyak dipakai dan menjadi tren baru di dunia startup, karena mudah diakses oleh pengguna dengan berbagai perangkat.

Ketua Umum Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia (Primkop IDI), Dr. Daeng M. Faqih, S.H., M.H. juga memberikan sambutan yang positif terhadap kehadiran izidok, “sudah saatnya teknologi digital berintegrasi dengan praktik dalam dunia kesehatan. Selain memberi kemudahan bagi dokter dan membuat operasionalisasi di tempat praktik lebih efisien, saya juga
berharap hadirnya izidok dapat membantu para dokter meningkatkan pelayanan kesehatan bagi
pasien.”

izidok menjadi terobosan baru di dunia teknologi kesehatan (healthtech), terutama untuk dokter
praktik mandiri. Kini, aktivitas operasionalisasi di tempat praktik tidak perlu dijalankan secara
manual. Dokter pun dapat beralih ke metode digital yang lebih mudah dan efisien. (Red)

News Feed