oleh

Mengenal Kopi Kelas Premium “Baringga” Hasil Binaan Korpaskhas TNI AU

-Nasional-218 views

Penulis: Yuni Dwianti

Kopi Baringga Jenis Arabika kelas premium ini tercipta dari wujud kemanunggalan TNI Angkatan Udara (AU), khususnya dari Korps Pasukan Khas (Paskhas).

Bisnis Metro, JAKARTA – Berawal dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang mengenalkan dengan bangga kopi ‘Baringga’ yang disajikan saat acara ‘Ngopi Bareng di Udara’ bersama Pimred dan awak media tahun 2017 lalu, Apa keistimewaannya?

‘Baringga’ adalah singkatan dari ‘Baret Jingga’. Sesuai namanya, kopi yang disajikan di ketinggian 15.500 kaki ini adalah hasil tanam anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) AU. Lokasi pengelolaan kopi Baringga saat ini berada di 3 lokasi di desa Mekarwangi Ciwidey Kecamatan Sindangkerta, Pangalengan di daerah Kubang Sari dan di desa Rawa Bogo kecamatan Ciwidey, Kab. Bandung, Jawa Barat.

Marsekal Hadi mengatakan kopi Baringga ini merupakan salah satu bentuk mensejahterakan anak buahnya. Namun dengan cara-cara yang sesuai aturan berlaku.

“Langkah saya pertama untuk adalah dengan kita mampu memproduksi sendiri kopi yang mudah-mudahan bisa booming. Ya, ini tujuannya mensejahterakan rakyat. Oleh karena itu kita buat kita ngopi bareng di pesawat Hercules,” ujar Marsekal Hadi.

Saat itu, Komandan Korpaskhas Marsda TNI Eris Widodo Y, S.E., M.Tr (Han) mengatakan bahwa pembinaan dan pemberdayaan wilayah memiliki sasaran strategis berupa terciptanya kesadaran masyarakat dalam rangka menanamkan kepekaan dan rasa kepedulian, terwujudnya ketahanan wilayah dan cadangan logistik wilayah yang mantap serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pembinaan secara mandiri.

Lebih lanjut Dankorpaskhas menyampaikan Korpaskhas melaksanakan pembinaan potensi kedirgantaraan melalui suatu program pelatihan budidaya pertanian kopi baringga yang dikemas guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Ciwidey kabupaten bandung serta sebagai sarana untuk membentuk dan menumbuhkan karakter bangsa dengan hasil akhir terbentuknya sikap dan perilaku bela negara yang tinggi.

Dengan memanfaatkan hutan tempat latihan rutin Korps Baret Jingga yang mulai rusak tersebut, kini varian kopi yang sudah dipamerkan ke Rusia sudah menjadi komoditi dengan nilai ekonomis yang tinggi. Tentu, Paskhas yang dimotori oleh Kolonel Pas Anis Wahyudi tidaklah sendiri. Ada desa binaan dan kelompok tani dengan beranggotakan masyarakat sekitar untuk mengelola perkebunan kopi di hutan wilayah Bandung Selatan itu.

Saat itu Kolonel Anies yang menjabat sebagai Dandenma Makorpaskhas Lanud Sulaeman Bandung melihat hutan diwilayah tersebut boleh dikatakan memprihatinkan atau beralih fungsi, pengertian masyarakat tentang fungsi hutan yang minim berdampak pada pohon-pohon besar di hutan menjadi hilang karena banyaknya penebangan agar bisa beralih fungsi untuk mata pencaharian masyarakat.

Atas keprihatinan itu TNI AU memiliki Gagasan bagaimana caranya hutan yang tadinya tandus menjadi lebat lagi dan bisa berdampak positif kepada masyarakat yang ada di sekitar hutan.

TNI AU dalam hal ini Korpaskhas

Berinisiatif mengajak masyarakat sekitar menanam kopi karena dinilai cocok di tanah tegakan, pohon kopi sendiri hanya memerlukan sinar matahari sekitar 35% sampai dengan 75% cocok sekali kalau kita di tanam kopi itu di bawah tanah tegakan.

Adalah Serma Apep Mustofa, salah satu anggota Korpaskhas TNI AU yang ditugaskan Anies untuk mengelola kopi baringga di hutan sekitar kawasan Ciwidey Kab. bandung, Jawa Barat.

“Sebelumnya agar hutan kembali fungsinya menjadi lebat ditanamlah pohon-pohon keras dulu, contohnya Rasamala, Puspa”, ujar Apep.

Jenis kopi Baringga yang ditanam secara organik ini adalah jenis Arabika dengan varian Ateng super atau jenis G 1, jenis ini memiliki keunggulan produktivitasnya bagus dan memiliki kadar Cafein lebih rendah daripada Robusta, karena itu varian ini sangat cocok diminum oleh banyak kalangan. Maka tak heran jika jenis kopi ini didapuk sertifikat dengan tingkat Excellent.

Sebagai salah satu dari lima produsen kopi terbesar di dunia, komoditas kopi tanah air yang didominasi Arabika, memiliki ragam keunggulan rasa dan keunikan tersendiri, dibanding dengan kopi dari belahan dunia mana pun.

“Kopi Arabika , yang banyak ditanam di wilayah Priangan, Jawa Barat, bagian selatan ini termasuk salah satu komoditas kopi unggulan di dunia,” paparnya bangga.

Menurutnya, “sebagai salah satu produsen sekaligus konsumen kopi besar dunia, sudah saatnya masyarakat memahami dengan baik, potensi kopi yang cukup melimpah saat ini”, kata dia.

“Potensi kopi di sini, di Jawa Barat, bahkan Indonesia itu sangat besar sekali,” ujar Apep, dalam obrolan hangatnya lewat telepon dengan penulis, Kamis (4/2/2021).

“Makanya kenapa Indonesia masih impor kopi Arabika dari Vietnam, padahal negara lain malah mati-matian mencari kopi Arabika dari Indonesia, sangat disayangkan” ujarnya.

Saat ini Kopi Baringga ditanam diatas Lahan mencapai luas 200 ha, dan

pengelolaan Kopi Baringga dimulai pada tahun 2012, dan mulai panen pada tahun 2015 hingga saat ini. Hasil panen sudah tersebar dan dipasarkan ke seluruh pelosok Indonesia dan sudah ada permintaan ekspor dari Negara Rusia ,Canada, Ausralia, Amerika dan Jepang.

Korpaskhas membina masyarakat di daerah sekitar hutan itu denga tujuan selain mengembalikan fungsi hutan menjadi hutan lindung , dan bisa berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang ada di daerah sekitar.

“Alhamdulillah berkat binaan dan kerjasama dengan Perum Perhutani ini pertama lokasi penanaman kopi baringga menjadi terbuka, kedua hutan yang tadinya kritis menjadi kembali lagi sebagaimana fungsi hutan dan yang ketiga karena di sana terciptanya perkebunan, otomatis berdampak kepada kebutuhan pekerja menjadi terciptanya lapangan pekerjaan di daerah hutan bagi masyarakat dan daerah sekitar hutan tersebut”, ungkap Apep.

Hasil panen kopi Baringga sudah diproduksi dan dipasarkan, kedepan pengelola dan masyarakat berharap hasil produksi kopi baringga ini memiliki tempat khusus atau outlet store agar masyarakat bisa menikmati kopi Baringga ini dengan lebih baik.

Bagi anda penyuka kopi, tak ada salahnya mengunjungi salah satu daerah binaan Korpaskhas, yang siap akan memberikan informasi soal kopi Baringga, dengan mengedepankan potensi kearifan lokal tiap daerah diIndonesia.

News Feed