oleh

Mukernas PBSI 2022: PBSI bidang pengembangan Daerah harus memiliki peran strategis.

Bisnismetro.id, JAKARTA  – Hari ini menjadi sesuatu yang penting karena Musyawarah Kerja Nasional itu memiliki dua tujuan. Yang pertama adalah terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan dan laporan keuangan selama tahun 2021 dan yang kedua kita membahas rencana program kerja tahun 2022,” tutur Agung dalam sambutannya, Rabu (13/4) digelar di Hotel Ayana Midplaza, Sudirman, Jakarta Pusat, 13-14 April 2022 dan dibuka langsung oleh Ketua Umum PBSI, Firman Agung Sampurna.

Mukernas PBSI 2022 dihadiri langsung perwakilan dari 32 Pengurus Provinsi, Pengurus Pusat, dan Dewan Pengawas PBSI. Sementara dua pengurus provinsi yaitu Nusa Tenggara Timur dan Maluku Utara mengikuti secara virtual.

Sudarto Adinagoro selaku Kepala Bidang Pengembangan Daerah PP PBSI juga sebagai Ketua Umum PBSI Prov Banten menyampaikan paparannya dalam Musyawarah Kerja Nasional PBSI

Dengan tujuan pengembangan Olahraga Bulu Tangkis di Indonesia bidang pengembangan Daerah memiliki peran strategis.

“Peran strategis dalam peningkatan prestasi atlet Bulutangkis Daerah, Peran strategis dalam peningkatan fasilitas olahraga bulutangkis di daerah, dan peran strategis dalam membangkitkan animo olahraga bulutangkis terhadap kaum muda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu kami menyusun rencana program kerja kami demi tercapainya tujuan tersebut” Ujar Sudarto Adinagoro.

Adapun dalam Kepengurusan ini kami dibantu oleh teman-teman yang mewakili dari beberpa provinsi agar mempermudah kami membagi wilayah zona kerja yang diharapkan tercipta efektifitas dan efiensi dalam optimalisasi pelaksanaan program kerja kami.

Adapun Subid Korwil dibawah Bidang Pengembangan

Daerah yaitu :

Korwil I Barat

D.I Aceh dan Sumatera

Korwil II Tengah

Kalimantan dan Jawa

Korwil III Timur

Bali – Nusa Tenggara

Korwil IV Timur meliputi

pulau Sulawesi, Papua dan Maluku.

Bidang pengembangan daerah adalah salah satu penghubung bagi para pengurus pusat PBSI dengan Pengprov-pengprov dalam hal melaksanakan program kepengurusan di daerah-daerah.

Bidang pembangunan daerah bersama bidang pembinaan prestasi berperan dalam mengembangkan potensi atlet di daerah sebagai penyangga prestasi bulutangkis tingkat nasional.

Dan akan menyusun konsep pembinaan bulutangkis daerah sesuai yang di atur dalam AD/ART PBSI yaitu Pelatwil/ pusdiklat/ pelatprov yang lebih memungkinkan dilaksanakan di daerah dengan membuat kajian dan perhitungan-perhitungan yang meliputi potensi atlet masing-masing wilayah, ketersediaan sarana latihan di masing-masing wilayah, dan sharing benefit dan sharing cost antara pusat dan Daerah.

“Demikian rencana program kerja tahun 2021 ini kami sampaikan, mohon maaf kami ucapkan jika dalam penyusunan program ini masih ada yang belum sempurna. Namun kami yakin dengan semangat kebersamaan dan niat yang tulus dalam menjalankannya, kita dapat membuat bulutangkis Indonesia menjadi lebih baik lagi dan selalu berprestasi” Tutup Sudarto Adinagoro.

Mukernas in di tutup oleh Sekjen PP PBSI Bapak M Fadil Imran yang juga sebagai kapolda metro jaya.(***)