oleh

Musyawarah DKM Masjid Jami Baitul Mutaqin dan Karang Taruna Jombang Ciputat Usai Diterpa Spanduk Provokatif

-Megapolitan-1.681 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Sejumlah warga Kampung Masjid Jami Baitul Mutaqin di RT 01 RW 03 Kelurahan Jombang Ciputat Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan musyawarah sekaligus klarifikasi adanya  pemasangan spanduk bertuliskan atau bernada tidak menyenangkan yang diduga ditujukan kepada pengurus DKM maupun pengurus lingkungan RW 03.

Musyawarah tersebut dihadiri antara lain Lukman Ketua RW 03, H Munji Ketua DKM setempat, Ketua remaja masjid Agung Darmawan, karang taruna, perwakilan kepemudaan, dan lain-lain, Jumat (20/12/2019).

Tulisan tersebut sempat terpampang di tembok bangunan samping masjid beberapa hari lalu dan tersebar di medsos.

Yang sebelumnya dipicu atas dasar kebijakan Lukman pada hari Jumat (13/12/2019) malam pada saat ada kegiatan latihan seni rebana marawis/ hadrah dari para pemuda di lantai 2 masjid, suara musiknya lewat pengeras suaranya dianggap mengganggu saat jam istirahat.

Lalu Lukman pada waktu itu langsung menyuruh agar disudahi latihannya, dan hari-hari selanjutnya, latihan hadrahnya agar di lantai dasar masjid serta tidak boleh memakai pengeras suara keluar jika latihannya malam hari.

Akhirnya beberapa hari kemudian pasca pelarangan itu keluar akses tulisan yang bernada tidak menyenangkan diduga kepada pengurus DKM maupun pengurus lingkungan RW 03.

“Sebenarnya saya tidak melarang kegiatan pengajian atau seni marawis / hadrah yang dilakukan warga siapapun disini. Hanya saja saya mengimbau penggunaan toa atau pengeras suara saat latihan hadrah agar suaranya tidak keluar (masjid) saat jam istirahat,” ungkap Lukman.

Maka pada hari ini selepas Jumat, dirinya mengumpulkan tokoh masyarakat, RT, dan remaja untuk duduk bareng musyawarah agar tak terulang kembal hal tersebut yang dampaknya sangat mencoreng nama baik wilayah setempat.

“Tadi sudah sepakat ya bang, dan dari perwakilan pemuda sudah mau terbuka kepada semua yang hadir disini menceritakan perihal kemarin. Dan atas kejadian itu kita ambil hikmahnya.

Sementara Agung Darmawan, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian kesalahpahaman ini. “Tadi juga sama apa yang disampaikan oleh Ketua lingkungan disini.

Mewakili anak didiknya, karang taruna, maupun pemuda, agar hal ini mudah-mudahan sebagai bahan pembelajaran kedepan.

“Mari kita lebih memakmurkan masjid lagi, dan intinya semua yang tertulis di spanduk yang sempat beredar di medsos atau share-share di tempat yang lain itu kebenarannya tidak benar.

Pihaknya berharap kampung masjid RW 03 ini nama baiknya tetap bisa terjaga bersama dan kondusif.(sugeng)

News Feed