oleh

Pengguna Jalan Sekitar Prapatan Duren Ciputat Keluhkan Perbaikan Jalan Karena Minim Petunjuk Jalur Alternatif

-Megapolitan-143 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Sejumlah pengguna jalan raya dari arah prapatan duren menuju pasar Ciputat Kota Tangerang Selatan maupun sebaliknya, merasa kebingungan.

Hal ini diduga akibat pemberitahuan penutupan jalan yang terpampang dirasa kurang jelas harus melewati jalur alternatif mana.

Seperti yang diutarakan Zaenal (pengendara roda 4) warga Graha Permai Kelurahan Sawah Lama, saat mau melintas Jalan Ki Hadjar Dewantara RW 01 (depan Mc Donald) harus tertahan oleh spanduk kuning diikat batang bambu bertuliskan “Pemberitahuan Mohon Maaf Jalan Ditutup Sementara Mulai 07 Oktobers/d 07 November 2019 Dikarenakan sedang ada Perbaikan Jalan, Mohon untuk melewati jalan alternatif yang sudah diarahkan ..!! Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.”

“Ada apa bang ko ditutup, terus harus lewat mana, sampai kapan,” tanya dia kepada petugas Dishub Tangsel, Rabu (9/10/2019).

Saat ditemui bisnismetro.id, salah satu anggota Dishub Kota Tangsel Tri, mengatakan bahwa penutupan ini dikarenakan ada proyek peninggian jalan yang diduga kurang matang perencanaannya dengan pihak terkait.

Hal tersebut akibat dari pada kemacetan lalin yang parah,  terutama pada pagi hari dan sore hari dari segala penjuru arah.

Menyangkut kepentingan banyak orang, menurutnya Jalan Ki Hadjar Dewantara merupakan jalur utama selama ini.

Jalur alternatif diduga juga kurang memadai. “Jika papasan didalam (jalur alternatif) pun otomatis juga terjadi penumpukan, jadi kedepannya ya harus dimatangkan dulu koordinasinya, barulah pelaksanaan di lapangan,” ungkapnya.

Pihaknya saat ditanya terkait lama waktunya penutupan jalan bagi pengguna jalan, ia menjawab baru mengetahui hari Senin (7/10) lalu bahwa ada spanduk yang mau dipasang.

“Tapi kalau dari info, surat edaran yang ke warga sudah dilayangkan ke warga dari kelurahan, tapi  tidak ada tembusan ke Dishub, menurut saya. Jadi spanduk dipasang tapi belum ada pemberitahuan  ke dinas terkait,” ujarnya.

Pun saat menjawab spanduk jalur alternatif yang telah terpasang dimana saja, dirinya mengembalikan lagi pertanyaan itu bahwa hal ini kurangnya koordinasi yang baik.

“Ya itu tadi, koordinasi yang kurang bagus, spanduk jalur alternatif pun dibuat dari pihak yang mengerjakan proyek ini, kita tahunya ada aja gitu,” katanya.

Sementara saat ditemui, Kepala Kelurahan Sawah Ciputat, Yogie, menjelaskan kepada bisnismetro.id, bahwa tidak mengetahui pelaksana proyek yang mengerjakan siapa dan dari mana.

Dirinya hanya meneruskan pengumuman dari PU Tangsel kepada warganya khusus di RT 03 dan RT 05 RW 01. “Disanakan agak curam jalan tanjakannya, jadi ditinggikan dikit biar agak landai,” katanya.

Pun begitu, para pekerja dan mandor (tidak mau disebut namanya) saat ditemui bisnismetro.id, enggan berbicara dan tutup mulut dari perusahaan mana pekerjaannya. (Sugeng)

News Feed