oleh

Penjabaran Seorang Dosen di Kota Tangsel Bila Ada Warga Yang Kesulitan Informasi Surat Letter C

-Megapolitan-408 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Seorang Dosen Unpam memberikan pemahaman buat warga Kota Tangsel terkait hak publik untuk mengetahui informasi Surat Letter C.

“Itu adalah hak publik setiap warga negara Indonesia yang mempunyai KTP, dan warga tersebut berhak tahu,” terang Suhendar, seusai kegiatannya di Rumah Makan, wilayah Buaran Kecamatan Serpong, Senin (28/10/2019).

Lalu, Suhendar menjabarkan bahwasanya Surat Letter C adalah buku desa yang dibuat oleh Kepala Desa untuk objek pajak.

“Artinya catatan itu bukan rahasia, dan oleh karenanya siapapun yang meminta, itu wajib diberikan,” terang Suhendar.

Kalau tidak diberikan, maka salah satu Lurah di Kota Tangsel bila ada yang melakukan itu, maka bisa dianggap melanggar atau bertentangan dengan semangat undang-undang keterbukaan informasi publik.

“Itu bertentangan dengan hukum,” tegasnya.

Disatu sisi pula, meskipun sang pemilik ataupun ahli waris saat mendatangi suatu kantor kelurahan untuk tujuan hal tersebut namun tidak mengantongi atau menyertakan bukti-bukti kuat, Suhendar, tetap menyatakan itu hak seorang warga negara ingin mengetahui surat letter c.

Diulangnya kembali, pengertian surat letter c adalah buku yang dibuat oleh kepala desa untuk mendata pemilik tanah yang kemudian dikenakan pajak.

“Itu terbuka oleh siapapun, kalau surat itu tertutup, ya itu paradigma yang salah dan dianggap semakin aneh. Dan jangan-jangan ada macam-macam kalau surat itu tertutup,” imbuhnya.

Langkah dan sarannya kepada warga di Kota Tangsel tersebut agar mengadukan ke jajaran lebih tinggi, seperti camat, walikotanya, kementerian.

Langkah kedua, selanjutnya warga tersebut bisa menggugat ke Komisi Informasi Provinsi di Banten.

“Nanti lurahnya akan diperiksa dan saya kira nanti akan dimenangkan,” pungkas Suhendar.
(Sugeng)

News Feed