oleh

Peringati HUT Menwa ke-63, Kuliah Umum KASAD: Jaringan internet yang terbuka sangat berbahaya jika tidak diimbangi budaya literasi yang memadai 

Bisnismetro.id, BANDUNG – Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan HUT Ke-63 Menwa Mahawarman Jawa Barat, dilihat dari sejarahnya saat Gerakan 30 September 1965 yang didalangi oleh Partai Komunis Indonesia atau yang lebih dikenal dengan G30S PKI memberikan dampak yang cukup besar pada iklim politik di Kota Bandung saat itu, karena ITB satu-satunya kampus yang diserang oleh gerakan PKI dan di gerbang kampus ITB tersebut para Mahasiswa yang menjadi cikal bakal terbentuknya Resimen Mahasiswa (Menwa) yang membuat perlawanan terhadap gerakan G30S PKI.

Tepat hari ini, Senin 13 Juni 2022 digelar Upacara Peringatan HUT Ke-63 Menwa Mahawarman Jawa Barat yang diadakan di Lapangan Saraga, Kampus ITB Ganeca, peringatan ulang tahun memiliki makna sangat dalam bagi kepentingan bangsa. Kegiatan ini merupakan manifestasi kegiatan bela negara yang didarma bhaktikan untuk membela dan mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kelahiran Menwa Mahawarman di Jawa Barat pada tgl 13 Juni 1959, yang dibentuk oleh Menhankam/Pangab juga merupakan cikal bakal kelahiran Menwa-menwa di seluruh provinsi di Indonesia dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari TNI, khususnya Siliwangi.

Sejarah bahkan mencatat bahwa Menwa Mahawarman merupakan bagian dari Sishankamrata yang terlibat langsung dalam Operasi Pagar Betis, suatu operasi TNI yang berintikan Tentara Siliwangi bersama Rakyat dan Mahasiswa (Menwa) dalam menumpasan gerombolan DI/TII Kartosuwiryo di Jawa Barat. Keterlibatan Menwa Mahawarman bahkan berlanjut dalam berbagai Operasi yang dilakukan TNI seperti Penumpasan PKI, Operasi pembinaan territorial di Timor Timur, dan bagian dari Kontingen Garuda VIII.

Di berbagai Operasi Penanggulangan Bencana Alam tingkat nasional Menwa Mahawarman selalu tampil membantu para korban seperti di Mentawai, Aceh, Palu, Yogyakarta dll. Di masa pandemi Covid-19 sejak 2020, Menwa Mahawarman menggelar Peleton Kesehatan di sejumlah tempat dan melakukan vaksinasi sebanyak 500.000 vaksinasi di Jawa Barat. Menwa Mahawarman juga kerap kali mengadakan bhakti kepada masyarakat dan pemeliharaan lingkungan, seperti pada rangkaian HUT kali ini, Mahawarman melakukan penanaman 1000 pohon di Bandung Selatan

Dalam peringatan hari ulang tahun ini, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdulrahman, S.E., M.M. memberikan Kuliah Umum bagi perwakilan mahasiswa dari lebih dari 55 Perguruan Tinggi se Jawa Barat. Selain itu juga hadir Menteri Pertahanan Periode 2009 – 2014, Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., PhD yang didaulat menjadi Irup pada upacara pagi harinya, yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan Korps Menwa Indonesia, Rektor ITB, beberapa Rektor Perguruan Tinggi, dan undangan lain dari instansi pemerintahan, TNI, serta Polri.

Menwa akan menjadi benteng untuk melindungi Pancasila , terutama di lingkup Perguruan Tinggi dari upaya pelunturan dan penghancuran oleh kekuatan dari luar maupun dalam negeri.

Dalam pengarahannya, Kasad menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutannya pada acara ini dan mengatakan bahwa pada saat terjadinya sistem tatanan yang cenderung menggunakan teknologi dunia tanpa batas, kita para pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta dan 145,4 juta yang merupakan dari kalangan generasi muda dan generasi kebudayaan. Sekitar 73,9% pengguna internet didominasi pemuda dan milenial dengan waktu penggunaan rata-rata hampir 8 jam per hari.

Jaringan internet terbuka yang diiringi dengan berkembangnya berita-berita bohong dengan menggunakan reclomedia dan ini sangat berbahaya apabila kita tidak dibangun dengan budaya literasi yang memadai karena kalau informasi tidak tercerna kemudian tidak pahami dengan bijak maka informasi itu sudah tidak akan dirumuskan, kemudian suatu era dimana kebohongan secara terus-menerus kebencian ini akan menjadi kebenaran karena memang memainkannya hanya berupa emosi. Kebencian kebohongan itu seakan-akan menjadi kebenaran pada hari ini sangat mudah sekali terjadi konflik komunalistik dan konflik SARA. Selain itu, Indonesia sangat beragam banyak dari suku agama maupun golongan yang sangat terkenal apabila tidak dapat diperoleh dengan baik maka akan terjadi rongrongan terhadap kedaulatan negara yang kita cintai ini.

Dudung mengingatkan, Peran Mahasiswa sangat penting dalam memperkuat persatuan dan Kesatuan dengan menjadi agen perubahan, penerus bangsa, penjaga nilai dan pengontrol sosial untuk Mendorong kelompok masyarakat Mahasiswa berada di garda terdepan lainnya dalam menjaga nilai-nilai pancasila Melalui pengetahuan dan ide-ide. Keutuhan bangsa akan tergantung dari memiliki kontrol sosial terhadap para mahasiswa untuk mau menjaga kehidupan bermasyarakat, dan mewariskan nilai-nilai yang berbangsa dan bernegara yang terkandung dalam pancasila, ungkapnya.

“Etika dalam bermedia sosial harus selalu didahulukan untuk mencegah dampak buruk dari kemajuan teknologi tersebut. Selain itu, emosi juga harus terus dijaga agar apa yang disebarkan di media sosial tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain”, tutup Kasad.

Sementara lain, Rektor Institut Teknologi Bandung, Prof. Ir. N. R. Reini Djuhraeni Wirahadikusumah, MSCE, PhD bangga atas kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI, DR. Dudung Abdurachman SE MM.

Reini mengatakan, kedatangan KSAD memberi semangat kepada seluruh Mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya.

“Kami memberi apresiasi tinggi atas kunjungan ini. Melalui kuliah umum ini, akan banyak pengetahuan yang diperoleh mahasiswa,” kata Reini

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Bendahara DPD Provinsi Jabar mewakili Gubernur Jabar, Pangdam III/Slw, Aster Kasad, Dankodiklatad, Danpusdikseniv, Irdam III/Slw, Dandim 0618/BS, Danlanal Bandung, Danlanud Husen Sastra Negara, Para Asisten Kodam III/Slw, Rektor ITB, Pembina Penasehat Menwa, Ketua Legium Veteran Provinsi Jabar, dan Dandenpom Lanal Bandung, serta seluruh Tamu Undangan.(***)