oleh

Presiden Minta Pemulihan Wamena Dikebut

Presiden Joko Widodo meminta proses pemulihan di Wamena, Papua, dikebut. Baik pemulihan infrastruktur maupun psikis warga Wamena.
“Presiden memerintahkan jajaran menteri dan lembaga terkait untuk segera menangani dampak kerusuhan yang terjadi di Wamena, terutama bangunan tetap, dan akses jalan bagi masyarakat setempat,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.
Berdasarkan data Kementerian PUPR, sebanyak 10 bangunan kantor pemerintah rusak berat. 34 bangunan kantor, dan sarana pendidikan rusak sedang, serta 165 rumah tinggal mengalami kerusakan sedang hingga berat.
Tim dari PUPR sudah diterjunkan ke Wamena setelah kericuhan. Mereka akan bekerja sama dengan Direktorat Zeni TNI Angkatan Darat.
“Seperti halnya kalau kami perbatasan sama dengan TNI untuk supaya lebih cepat karena ini masih cukup masif,” ucap dia.
Di sisi lain, pemerintah menjamin kemanan di Wamena. Warga yang masih mengungsi diimbau untuk segera kembali ke Wamena.
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan kondisi di Wamena kini sudah kembali kondusif. Beberapa warga juga sudah meninggalkan pengungsian.
“Mereka tidak ingin kembali ke daerah asalnya, mereka ingin tetap tinggal di sini dengan catatan keselamatan dijamin. Dan tadi dijawab Kapolri (Jenderal Tito Karnavian), jaminan keselamatan akan diberikan,” kata dia.

News Feed