oleh

Rasa Kemanusiaan Polisi Cisauk Beri Bantuan Sembako Keluarga Pelaku Penodongan Minimarket

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Kompol Chairul Ridha, Kapolsek Cisauk, sambangi rumah keluarga S, di Kampung Kebon Manggu RT 03 RW 01 Desa Cisauk Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/8/2021).

S (26), diduga telah nekat melakukan pemerasan dan penodongan dengan sebilah senjata tajam jenis sangkur ke pegawai retail Alfamart di kawasan Komplek Korpri, Suradita, Cisauk, pada tanggal 8 Agustus 2021 lalu. Ia diringkus oleh warga dalam kondisi babak belur sebagian besar bagian wajah dan langsung diamankan oleh Polisi Cisauk, dengan barang bukti uang 2, 7 juta hasil rampasan dari korban kasir.

Jumat Petang kemarin, Kapolsek Choirul melihat langsung kondisi ekonomi keluarga yang sangat memprihatinkan, sampai akhirnya terdorong niat untuk memberikan bantuan sembako berupa dua karung beras dan lainnya kepada keluarga S.

“Seperti diketahui situasi memang lagi susah. Banyak masyarakat yang mengalami tekanan ekonomi karena hilang pekerjaan. Salah satu yang tidak beruntung mungkin memang tersangka dan keluarganya. Bagaimanapun kita tidak dapat mengesampingkan rasa kemanusiaan antar sesama manusia. Kita turut prihatin sehingga tergerak memberikan sedikit bantuan sembako yang ada di Polsek dan walaupun proses hukum tetap harus berjalan, tapi rasa kemanusiaan tetap kita tenggang” pungkas Ridha.

S, selama ini dikenal sebagai pria yang pendiam. Saat kejadian menodongkan sangkur ke kasir minimarket, ia seorang diri.

Pihak keluarga sendiri, dan teman-temannya pun kaget tak menyangka mendengar S diringkus polisi karena merampok.

S, tinggal bersama kedua orang tua, seorang adik perempuan dan seorang kakak. Sedang 2 kakak lainnya yang lebih tua telah tinggal terpisah dengan keluarga masing-masing.

Semenjak di PHK sebagai Office Boy (OB), S, lebih banyak berdiam diri di dalam rumah. Satu-satunya tulang punggung keluarga di rumah itu adalah AR (31). Dia bekerja di salah satu apartemen di wilayah Cikokol.

Ayah S, kini sudah jarang menerima panggilan kerja sebagai kuli bangunan sejak pinggang kakinya tak bisa berjalan normal akibat kecelakaan kerja, 3 tahun lalu.(SG)

News Feed