oleh

Seminar Ikadi Tangsel, Benyamin Davnie: Kesadaran Kolektif Mengajak Masyarakat Patuh Prokes Covid

-Megapolitan-230 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Selama 20 menit sebagai Keynote speaker dalam acara Seminar IKADI Kota Tangerang Selatan secara aplikasi zoom, Wakil Walikota Benyamin Davnie pada Sabtu, 23 Januari 2021 siang.

Dia sampaikan diawal penyampaian sambil mengenakan rompi Satgas Covid karena usai mengikuti operasi yustisi prokes di pasar-pasar.

Kepada para narasumber dan pemateri diantaranya Ketua Umum Ikadi Pusat Satori Ismail, Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rojak, Ketua PW Ikadi Banten Komarudin Akyas, Walikota Depok Idris Abdussomad, dan Moderator Zulfikarullah

Benyamin mengatakan bahwa data tempat tidur isolasi di RS swasta dan RSUD Tangsel sudah terisi sebesar 97%, kemudian ICU tempat tidur di pelayanan kesehatan tadi sudah terisi 100% sampai hari ini.

“Tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan agak memprihatinkan, yaitu sebesar 79%, dari harapan kami yaitu sebesar 82-83%,” ungkapnya.

Walaupun angka kesembuhan di Kota Tangerang Selatan cukup tinggi yakni 83%, akan tetapi angka kematiannya juga cukup tinggi yakni sebesar 5,4%, dan data-data yang lainnya.

Seminar IKADI TANGSEL

Kepada penyelenggara acara yang digelar di Sekretariat Masjid IKADI Tangerang Selatan jalan atau Gang Cici, Kampung Sawah, Ciputat, dirinya menjelaskan kembali bahwa pandemi mengajarkan banyak hal.

“Virus corona dititipkan sama Allah Swt kepada agar kita banyak melakukan muhasabah, baik secara personal maupun kelompok. Oleh karena itu, kami Pemkot terus mengajak untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat bersama-sama komponen stakeholder yang lain melaksanakan protokol kesehatan, minimal 4M (menggunakan masker, mencuci tangan/ handsanitazer, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan),” seru Benyamin.

4M ini disebutnya merupakan cara efektif terjadinya penularan virus corona dan mudah-mudah tidak menambah lagi prosentase yang sebelumnya disampaikan.

Benyamin nyatakan bahwa pemkot sudah melakukan di hulu dan di hilir.
“Di hilir kami terus melakukan kegiatan fasilitas kesehatan, termasuk memfungsikan RS Pakulonan yang mudah-mudahan kedepan dari 70-100 tempat tidur khusus isolasi penangan covid ini bisa kita laksanakan,” terangnya.

Namun sebaliknya yang paling penting di hulu itu bagaimana membangun kesadaran masyarakat selalu menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

Kesadaran masyarakat ini disebut pemerintah adalah bagaimana membangun New Normal ini bukan persoalan yang mudah dan perlu waktu.

Akan tetapi hal ini perlu keterlibatan bersama dengan berbagai elemen masyarakat, pemangku kepentingan.

Pemkot Tangsel sampai harus menerapkan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan ini, sampai membawa mereka ke TPU Jombang khusus covid, agar melihat kemudian menyaksikan bagaimana proses pemakaman covid itu dilakukan.

Oleh karena itu dalam MUSDA IKADI TANGSEL tema Mewujudkan Masyarakat Muslim Moderat Menuju Tangerang Selatan Yang Religius. “Saya sangat berharap keterlibatan peran serta secara aktif para Da’i di Kota Tangerang Selatan yang terlibat dalam IKADI ini, untuk bersama Awareness (kesadaran) kolektif masyarakat kita untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena corona virus ini bukan semata-mata tiba-tiba ada, tapi dari berbagai macam proses dan mungkin ini peringatan dari Allah SWT,” tutur Benyamin

Maka sangat dibutuhkan bahwa membangun kesadaran ini peran para Da’i di Kota Tangerang Selatan untuk menyuarakan kesadaran masyarakat kolektif terhadap protokol kesehatan.

ANGKA KEMISKINAN & PENGANGGURAN

Dampak lainnya akibat corona virus ini dijabarkan oleh Benyamin yakni angka kemiskinan.

“Tadinya dari 1,6% pada 2020 kemarin menjadi 2,6%. Angka pengangguran di Kota Tangerang Selatan yang tadinya 4,3 – 4,4% sekarang bertambah menjadi 4,6% akibat Corona Virus ini,” bebernya

Dirinya mengajak bersama agar yang paling penting kesadaran Ilahiyah. Bahwa kejadian duniawiyah ini melihat dari sisi ukhrowiyahnya ini, sangat penting keterlibatan para Da’i yang dalam IKADI di Kota Tangerang Selatan.

“Kami sangat terbuka dan gembira kolaborasi dengan IKADI di Kota Tangerang Selatan dalam kaitan membangun budaya-budaya Islami. Karena motto Kota Tangerang Selatan adalah Cerdas Moderen dan Religius,” imbuhnya.(sugeng)

News Feed