oleh

Sidang Dakwaan Terhadap Lince Linawati Dianggap Cacat Hukum dan Wajib di Batalkan.

-Megapolitan-523 views

Bisnis Metro, TANGERANG – Siang ini digelar sidang Pembacaan Keberatan (Eksepsi) atas Surat Dakwaan Dalam Perkara Pidana Reg. Perj.No :PDM-445/TGR/06/2020 atas nama terdakwa Lince Linawati yang di ajukan oleh JAF & Associates di Pengadilan Negri Tangerang Selama kurang lebih satu jam oleh oleh kuasa hukum terdakwa, Zainal Effendi, SH, M. Si, Arman Suparman, SH.,M.H dan Mohamad Fajar,SH yang di dakwa atas pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 ayat 1 di gugat oleh Dahliyanti yang diketahui sebagai rekan Bisnis Lince. (15/07/2020).

Dalam sidang eksepsi, Kuasa Hukum Lince mengungkapkan “ketidakcermatan serta kejanggalan-kejanggalan dari Penuntut Umum (JPU) Dian Eka Lestari pada persidangan sebelumnya dalam menguraikan surat dakwaannya yang mana di dalam surat dakwaaan dengan No. Reg Perk : PDM-445/TGR/06/2020 tidak diberi TANGGAL, BULAN dan TAHUN dalam penyusunannya, bagi kami sangat fatal karena menyangkut hukum acara yang merujuk pada Pasal 143 KUHAP, yang mana dakwaan itu harus jelas penetapan waktunya dan kami sebagai kuasa hukum dari Lince berharap agar Majelis Hakim bisa mempertimbangkan eksepsi yang disampaikan”, ujar Fajar.

Selain itu “terdapat ketidak konsistenan adanya penyebutan nama oleh Penuntut Umum di dalam surat dakwaan Pertama alinea ke-2 halaman 4 disebutkan nama Lie Maryo Rusdi Hamid, namun didalam dakwaan kedua alinea ke 4 halaman 10. Penuntut Umum menyebutkan Nama Rusdi Hamid yang di rugikan oleh terdakwa, sehingga hal tersebut menjadi pertanyaan, Rusdi Hamid yang mana lagi yang dimaksud Penuntut Umum. Disini jelas JPU tidak cermat, jelas dan lengkap dan dakwaan wajib DIBATALKAN,” urai Fajar.

Tentang gugatan banding perdata Lince Linawati yang belum berkekuatan hukum tetap (incraht) “kami kuasa hukum mengacu pada peraturan Mahkamah Agung (MA) No. 1 Tahun 1956, Pasal 1. Dalam eksepsi yang kami sampaikan perkara pidana ini tidak bisa dijalankan, dikarenakan harus menunggu incraht dari perkara perdatanya,” tambahnya.

Di akhir wawancara, dia mengatakan,” dalam putusan perkara perdata pada tanggal 15 Juni 2020, Lince dinyatakan telah melakukan wanprestasi dengan putusan hukuman harus mengembalikan uang kepada Dahliyanti selaku penggugat sebesar Rp. 3.001.585.000. Atas putusan tersebut, Lince mengajukan banding berselang satu hari sejak keluarnya hasil putusan perkara perdata”, Tutup Fajar. (SF)

News Feed