oleh

Terungkap, Kasus Penyiraman Air Keras Juga Pernah Terjadi Di Wilayah Polsek Kelapa Dua

-Megapolitan-824 views

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Kepala Polisi Resort Tangerang Selatan (Kapolres Tangsel) sempat memuji dan membenarkan Kompol Efendi yang mau menampilkan atau memunculkan hal-hal yang dihadapinya selama 393 hari bertugas menjadi Kapolsek Kelapa Dua.

“Ini sambutan yang benar dan merupakan pesan kesan yang benar seperti ini, bagaimana tugas-tugas yang dihadapi selama menjadi Kapolsek di Kelapa Dua; apa yang menjadi kendala dan hambatannya, suka duka, tantangannya,” ungkap AKBP Ferdy Irawan, saat Lepas Sambut Kapolsek Kelapa Dua dari pejabat lama Kompol Efendi kepada pejabat baru AKP Supriyanto, di Aula Polsek, Kamis (28/11/2019).

Polsek Kelapa Dua meliputi Gading Serpong dan sekitarnya, yang mungkin merupakan Sentra Ekonomi di wilayah Kabupaten Tangerang. “Objek-objek di Kelapa Dua ini dapat menjadi perhatian Kapolsek yang baru dan beberapa perhatian ini segera dicari solusinya.

‘Yang perlu dicatat kasus kejadian Penyiraman Air Keras yang disampaikan Pak Efendi tadi dan berhasil diungkap, sementara otak pelakunya kita DPO kan,’ kata Ferdy.

Diketahui sebelum berkemas ke Polsek Cimanggis Depok, Kompol Efendi mengatakan, bahwa selama bertugas ada beberapa hal yang mungkin belum bisa saya tuntaskan dan menjadikan ada sedikit beberapa riak, tapi Alhamdulillah dapat diungkap bersama-sama sinergi dengan Polres Tangsel.

“Kemudian ada kejadian kasus Penyiraman dengan air keras yang sudah bisa kita ungkap 4 orang pelakunya dihukum 9 tahun dan 7 tahun. Namun demikian Pak Kapolsek Kelapa Dua, masih ada Pekerjaan Rumah (PR), dalangnya atau otaknya ini belum kami sentuh, yaitu domisili bahwa dia ada di sekitar Palembang.
Kami sudah berupaya maksimal mengirim team kesana dengan bantuan alat teknologi terapi karena jarak waktu dan ada beberapa hambatan bahwa yang bersangkutan adalah juga memiliki mantu yang 3 orang ada diantaranya polisi juga di Polres dimana yang bersangkutan berdomisili.

Ini terus terang belum pernah kita ekspose mohon ijin mohon maaf Pak Kapolres karena ini adalah kasus termasuk sensitif ketika itu ada kasus serupa, jadi itu yang saya katakan belum sempurna tuntas.

Kasus-kasus konvesional lainnya yang paling tinggi adalah pencurian kendaraan bermotor. Secara kecil-kecilan dapat kita detailis saya lakukan pengamatan analisa dan diterima konsep, dan proses berulang-ulang. Dan 4 proses yang berturut-turut berulang- ulang yang sudah kita lakukan. Ini adalah langkah-langkah 4 Polsek dan 4 Polres di utara, Jakbar, Tangerang Kota sudah joint. (Sugeng)

News Feed