oleh

Tim SITI Kelurahan Jombang Bersama Pendampingnya Melaksanakan Rapat Evaluasi Melalui Zoom

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Melalui Zoom, Tim SITI (Sistem Deteksi dan Penanganan Dini Terhadap Ancaman Ekstremisme Kekerasan) Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat melakukan rapat evaluasi bersama Pendampingnya, Selasa (13/10/2020) malam.

Mega Priyanti Pendamping tim SITI Kelurahan, mengatakan bahwa upaya evaluasi- evaluasi dan pembahasan bersama tim Siti ini perlu dilaksanakan, salah satu upaya itu, yakni dengan memanfaatkan aplikasi zoom saat pandemi covid 19.

Dia menjabarkan, pendampingan
C-Save Indonesia (Civil Society Against Violent Extremism atau Gabungan organisasi masyarakat sipil yang memfasilitasi, mengakomodasi, dan menjadi wadah informasi untuk menyosialisasikan terkait bahayanya ekstrimisme kejahatan dalam tingkat lokal, nasional, dan internasional), buat Tim SITI Kelurahan sendiri hingga Bulan Juni 2021.

“Oleh karenanya, sosialisasi SITI kepada masyarakat harus terus dilakukan,” ungkap Mega.

Dan salah cara memperkenalkan SITI adalah bisa masuk ke dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti majelis taklim, lewat karang taruna dan lain lain.

Masih penuturan Mega, dimana salah satu bentuk kepedulian sosialnya, C Save berencana juga akan memberikan bantuan berupa sembako sebanyak 50 orang per kelurahan.

“C- Save juga akan memberikan dana program kreatif untuk masing- masing tim SITI yang ada di Tangsel, yakni sebesar 5 juta rupiah dengan jangka waktu sampai Bulan (November 2020- April 2021),” katanya.

Diharapkan, untuk tim membuat satu kegiatan yang dapat berkelanjutan dan membantu permasalahan Kohesi Sosial yang terjadi di masyarakat agar cepat tanggap dalam mengatasi kasus ekstremisme kekerasan.

Seperti diketahui, sekitar tiga (3) bulan lalu dan untuk wilayah Kota Tangsel, Tim SITI sudah terbentuk di 4 Kelurahan. Dari 4 Kecamatan diantaranya, Kelurahan Benda Baru Kec.Pamulang, Kelurahan Muncul Kec Setu, Kelurahan Pondok Kacang Timur Kec Pondok Aren, dan Kelurahan Jombang Kec Ciputat.

Tugas Tim SITI, salah satunya mengedukasi masyarakat. Terutama pencegahan penanggulangan radikalisme sekaligus berkoordinasi dengan pihak terkait, diantaranya bersama Puskesmas, Polsek, P2TP2A, Dinsos, Disdukcapil, dan sebagainya.(sugeng)

News Feed