Bisnismetro.id, JAKARTA – Regenerasi sumber daya manusia menjadi fondasi penting dalam menjaga kesinambungan pengabdian TNI Angkatan Udara kepada bangsa dan negara. Melalui lahirnya perwira-perwira baru, TNI AU terus memperkuat kualitas sumber daya manusia untuk menjawab tantangan pertahanan yang semakin dinamis.
Komitmen tersebut kembali diperkuat dengan bertambahnya 154 perwira pertama TNI Angkatan Udara setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik para calon perwira remaja (Capaja) Akademi Angkatan Udara (AAU) dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Upacara ini turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.
Usai dilantik, para lulusan AAU resmi menyandang pangkat Letnan Dua (Letda) dan siap mengemban tugas sebagai perwira di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Presiden dalam amanatnya menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar akhir dari pendidikan, melainkan awal pengabdian kepada bangsa dan negara. “Hari ini bukan sekadar upacara, hari ini bukan garis akhir, hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara,” tegas Presiden.
Presiden mengingatkan bahwa pangkat yang disandang para perwira merupakan amanah dan kepercayaan rakyat yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan rakyat Indonesia.
Sejalan dengan perkembangan lingkungan strategis, Presiden juga menekankan pentingnya membangun kompetensi perwira yang adaptif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. “Perwira masa depan harus unggul dalam karakter, disiplin, kepemimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi,” ujarnya.
Pelantikan ini juga menandai keberhasilan Letda Pnb Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman meraih penghargaan Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara.
Pada Upacara Praspa TNI-Polri Tahun 2026 tersebut turut dilantik 512 Capaja Akademi Militer, 229 Capaja Akademi Angkatan Laut, dan 282 Capaja Akademi Kepolisian.












