Puncak Harkopnas ke-79, Presiden Prabowo Perkuat Komitmen Bangun Koperasi Indonesia

Bisnismetro.id, JAKARTA – Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun 2026 sukses digelar hari ini di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara berskala besar ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, serta sekitar 20 ribu peserta yang terdiri dari gerakan koperasi, pelaku UMKM, akademisi, dan perwakilan pemerintah daerah dari seluruh Indonesia.Mengusung tema resmi “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, peringatan tahun ini menjadi refleksi penting atas peran strategis koperasi dalam membangun daya ekonomi masyarakat. Tema ini mencerminkan komitmen penuh pemerintah dalam meningkatkan produktivitas anggota, menciptakan nilai tambah, serta memperluas akses sumber daya ekonomi di sektor-sektor produktif seperti pangan, pertanian, perikanan, dan industri.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan doa oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi yang menyampaikan bahwa Hari Koperasi Nasional ke-79 menjadi tonggak kebangkitan gerakan koperasi setelah selama hampir tiga dekade dinilai belum memperoleh perhatian yang sepadan sesuai amanat konstitusi.

“Hari Koperasi Nasional ke-79 ini menjadi momentum bangkitnya gerakan koperasi di Indonesia kita. Dan kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia,” ujar Bambang.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo yang dinilai menjadi penyemangat bagi seluruh insan koperasi di Tanah Air. Ferry juga menegaskan bahwa tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya” mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dalam laporannya, Menteri Ferry memaparkan perkembangan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu koperasi telah memiliki badan hukum, sementara pembangunan sarana fisik juga terus berjalan.

“Sudah 83.000 badan hukum akte dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai. Kemudian yang 100 persen bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya berjumlah 15.845, yang sedang dibangun 19.539. Jadi total kurang lebih 35.000 Bapak Presiden. Insyaallah bersamaan dengan selesainya pelatihan dan pendidikan bagi manajer koperasi desa yang direncanakan awal di minggu pertama bulan Agustus mereka akan kita tempatkan di seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah selesai bangunan fisik, gudang, gerai dan alat kelengkapannya,” ujar Menteri Ferry.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengucapkan selamat kepada seluruh insan koperasi Indonesia. Kepala Negara juga menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan gerakan koperasi yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya kepada bangsa.

“Selamat memperingati Hari Koperasi ke-79 kepada seluruh insan koperasi Indonesia di manapun engkau berada. Hari ini adalah hari yang membahagiakan saya. Saya lihat wajah-wajah tokoh koperasi yang sudah lama berjuang. Saya berjuang bersama saudara-saudara di beberapa koperasi,” ujar Presiden.

Presiden Prabowo pun menegaskan bahwa koperasi bukan sekadar organisasi ekonomi, melainkan bagian dari keluarga besar perjuangannya dalam membangun kesejahteraan rakyat. “Saudara-Saudara karena saya ini merasa di kalangan keluarga sendiri, koperasi itu memang saya merasa adalah keluarga saya,” ucap Presiden.

Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)

Salah satu agenda utama dalam puncak Harkopnas ke-79 ini adalah dimulainya tahap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program strategis ini dirancang sebagai solusi konkret untuk memperkuat basis ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput, menggerakkan sektor produktif perdesaan, serta mewujudkan kemandirian ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Rangkaian Kegiatan Harkopnas ke-79

Puncak acara di Indonesia Arena hari ini merupakan bagian dari rangkaian besar Bulan Koperasi Indonesia. Beberapa agenda penting berikutnya yang telah dijadwalkan meliputi:

– 26 Juli 2026: Peletakan batu pertama (groundbreaking) renovasi gedung bersejarah lokasi Kongres Koperasi Pertama (12 Juli 1947) di Tasikmalaya, Jawa Barat, untuk dijadikan cagar budaya perkoperasian.

– 29 Juli 2026: Penyelenggaraan Koperasi Award di Jakarta sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh-tokoh berjasa, kepala daerah pendukung KDKMP, serta koperasi-koperasi berprestasi di tanah air.

Pemerintah berharap, melalui momentum Harkopnas ke-79 ini, koperasi di Indonesia dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang semakin sehat, profesional, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi modern.(YD)***