Asahan | Dalam rangka untuk menjalin silatuhrahmi dan kerjasama yang baik dengan Pegawai Kesehatan yang ada diwilayah desa binaan, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu A Barus turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan pegawai Dinas Kesehatan dalam rangka untuk melaksanakan pendataan anak Stunting yang menjadi tanggung jawab bersama dan harus mengalami penurunan, dengan melaksanakan Giat Bakti TNI dengan pendataan Stunting ke Puskesmas Air Joman.
Kegiatan Babinsa dalam hal ini melaksanakan pendataan anak” Stunting kepada petugas yang berada di Puskesmas Binjai Serbangan dan pendataan ketersediaan obat²an yang ada di Puskesmas Air Joman, dalam giat tersebut Babinsa juga selalu berkoordinasi dan bekerja sama dgn pihak puskesmas Binjai Serbangan untuk memantau perkembangan terkait dengan anak² Stunting di wilayah binaan. Tak lupa babinsa juga menghimbau kepada ibu2 yang memiliki anak balita agar selalu memberikan asupan giji yg cukup untuk anak2 nya, giat tersebut sekaligus menjalin tali silaturrahmi antara Babinsa dengan petugas Puskesmas Binjai Serbangan, bersama dengan Ibu Eli (Staf Puskesmas), Ibu Ratna Sgn (Staf Puskesmas), Ibu Dian (Masyarakat) dan Ibu Yanti (masyarakat), kegiatan pendataan Stunting tersebut yang dilaksanakan berlokasi di Kantor Puskesmas Jalan Protokol Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Kamis (21/05/2026).
Komsos bersama Pegawai Puskesmas pengecekan data Stanting Masyarakat kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui angka Stanting serta menumbuhkan hubungan Silahturahmi dan kerjasama yang baik antara Babinsa dengan Pegawai Puskesmas, kegiatan tersebut diatas untuk mendata dan mencari solusi percepatan mengatasi masalah stanting yang menjadi permasalahan nasional terhadap tumbuh kembang anak yang berada di Desa binaan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan pendataan kembali tentang Program anak Stunting tahun 2026 yang sudah mendapat bantuan cukup gizi dan dinyatakan sudah cukup sehat, sehingga untuk tahun 2026 ini anak tersebut sudah dapat dinyatakan sehat dan kalau masih belum ada perubahan akan dilanjutkan pemberian bantuan makanan sehat kembali.Kegiatan juga membahas tentang Posyandu dan menghimbau kepada para kader agar lebih aktif lagi khususnya kepada ibu hamil dan balita yang ada di lingkungannya. Dengan turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial bersama dengan Kader Posyandu yang ada diwilayah tersebut, kegiatan Babinsa selalu bekerja sama dengan bidan yang ada di Pustu untuk selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan dalam rumah tangga bagi warga masyarakat.












