BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Lapangan ISDC Pusdiklantas Polri, Jalan Bhayangkara Kelurahan Pakujaya, Serpong Utara menjadi saksi kemeriahan Independent Drag Festival yang digelar pada Sabtu- Minggu 6-7 Juni 2026. Gelaran perdana ini sukses menjaring lebih dari 300 peserta yang siap memacu adrenalin di lintasan balap resmi.
Ketua Panitia Pelaksana, Yopi W, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Ikatan Motor Indonesia (IMI) Tangsel selaku pemegang regulasi. Apresiasi tinggi juga diberikan kepada jajaran Pusdiklantas Polri yang telah menyediakan ruang dan fasilitas representatif bagi para pencinta otomotif.
“Kami sangat aware dengan isu balap liar. Semoga dengan adanya wadah resmi seperti ini, tidak ada lagi balap liar di jalanan Tangsel,” ujar Yopi.
Menariknya, ajang ini memberikan kebebasan bagi para modifikator. Di sini, penggunaan knalpot brong tidak dilarang, asalkan dilakukan dalam koridor yang aman. “Di sini ruang knalpot brong tidak dilarang, karena kita lakukan semuanya secara safety dan proper,” tambah Yopi.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan IMI Kota Tangerang Selatan, Reza P, menegaskan dukungan penuhnya terhadap pemenuhan hobi yang positif ini.
“Yang senang balap liar, hayuk segera daftar dan (event seperti ini) bakalan kita adakan terus,” ajak Reza sebagai langkah nyata menekan angka balap liar di jalan raya.
Sebagai pelopor, Independent Drag Festival langsung menggebrak dengan menyediakan hadiah utama berupa satu unit mobil. “Menyalurkan hobi dapat mobil, guys!” seru panitia.
Melihat antusiasme yang tinggi pada seri pertama ini, panitia sudah menyusun agenda berikutnya. Seri kedua direncanakan bergulir pada bulan Agustus mendatang, bertepatan dengan perayaan HUT Kemerdekaan RI di lokasi yang sama.
“Rencana selanjutnya nanti kita di bulan Agustus. Kita akan perbanyak sponsor utama dan hadiahnya akan lebih heboh lagi. Jika awal gelaran ini peserta tembus di angka 300-an, semoga Agustus nanti target di atas 500 peserta bisa tercapai,” kata Yopi optimis
Pihak penyelenggara juga bermimpi membawa ajang lokal ini ke tingkat yang lebih tinggi. “Ngga usah jauh-jauh ke luar pulau. Di Tangerang Selatan kita punya rumah sendiri. Kedepannya kita buat event di Tangsel ini setara dengan Kejurnas (Kejuaraan Nasional).”
Event ini juga menjadi panggung comeback bagi Ester Lita, salah satu ladies dragster ternama di Indonesia yang sempat vakum selama dua tahun. Pembalap muda yang juga berprofesi sebagai dokter ini mengapresiasi kualitas sirkuit Pusdiklantas yang dinilainya mengalami banyak peningkatan performa.
“Pengeremannya sekarang lebih panjang dan timernya lebih oke. Kalau kalian cekatan, kalian bisa lihat langsung Reaction Time (RT)-nya. Kelasnya banyak, dan sekarang ditambah ada kelas liga head to head yang bener-bener memicu adrenalin,” ungkap pemilik akun Instagram @ester_litaaaa tersebut.
Selain kelas head to head, ajang ini juga memperlombakan kelas reguler seperti kelas bracket, kelas 1500, dan kategori lainnya. Ester yang membawa tim dengan komposisi dua unit Toyota Innova dan satu Honda Jazz ini juga berharap ada pengembangan kategori khusus ke depannya.
“Perempuan sudah mulai nongol lagi di sirkuit, apalagi di daerah Jawa sana. Semoga nanti kelas head to head juga dibuat khusus untuk cewek agar semakin seru,” harap Ester yang berambisi menjadi bagian dari generasi penerus pembalap legendaris Indonesia, Rifat Sungkar.(SG)***












