KUANSING – Prajurit TNI saat membangun jembatan Garuda perintis menghubungkan Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi. Minggu (26/04/2026).
Prajurit TNI membangun Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi guna membuka keterisoliran dan memudahkan akses transportasi sehingga dapat membantu menumbuhkan ekonomi warga di wilayah terpencil.
“Pembangunan ini bukan sekedar membuka jalan, tetapi upaya nyata TNI memperkuat konektivitas antar wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga Desa Sukaraja dan Desa Hulu Teso Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi. Jamaat yang dihuni lebih dari 500 jiwa,” kata Komandan Kodim 0302/Inhu, Letkol Arh Bangun Bara K.P., S.E., M.I.P.,.
Dandim 0302/Inhu juga mengatakan, sejauh ini progres pembangunan jembatan tersebut menunjukkan tren positif sejak dibangun pada beberapa hari yg lalu. Capaian pekerjaan fisiknya telah menyentuh angka 7,07 persen.
Dandim menjelaskan, pembangunan sudah diselesaikan pada pembersihan lokasi dan pemasangan tali poros jembatan. Kemudian penggalian lubang pondasi untuk abutment.
“Untuk penggalian pondasi abutmen saat ini sudah mencapai 41 persen. Hari ini personel di lapangan fokus pada pengikatan besi pondasi, dan dilanjutkan dengan penggalian pondasi abutment,” ujarnya
Setelah pondasi rampung, lanjut dia, tahap berikutnya difokuskan pada pengecoran abutment secara menyeluruh, pemasangan pylon, serta perakitan rangka jembatan.
”Jembatan Perintis Garuda ini dirancang dengan panjang 35 meter, jembatan ini membentang di atas sungai selebar 2,5 meter yang memiliki karakteristik debit air fluktuatif,” katanya.
Dandim 0302/Inhu menambahkan, keberhasilan proyek ini merupakan hasil kolaborasi solid antara personel TNI AD serta dukungan penuh dari masyarakat setempat dan tenaga tukang ahli.
“Meski cuaca di lokasi kerap mendung pada sore hari, situasi pengerjaan tetap aman dan kondusif. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi solusi permanen atas keterbatasan akses yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi warga,” demikian ungkap Dandim.





