Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 17/DB Kodim 0208/Asahan Tingkatkan Mitigasi dan Edukasi Masyarakat

Tanjung Balai  |  Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan para Babinsa diwilayah melalui pemantauan dan mitigasi di wilayah binaan, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Kopka Nurwanto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Penanggulangan Karhutla dan kegiatan Mitigasi di Wilayah Koramil 17/DB Kodim 0208/As, dilanjutkan dengan Sosialisasi kepada masyarakat dengan menghimbau untuk menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan. Sampai dengan saat ini belum ditemukan titik api, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Husni Thamrin Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Senin (28/09/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan serta wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya kebakaran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya titik api. Selain melaksanakan mitigasi, Babinsa juga menyambangi masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan imbauan terkait bahaya Karhutla. Warga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan maupun membuka area perkebunan. Babinsa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan sembarangan. Masyarakat juga diimbau segera menyampaikan informasi kepada Babinsa maupun aparat terkait apabila menemukan adanya asap atau tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar. “Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Dengan meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembakaran lahan, kita dapat bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan terhindar dari kebakaran,” ujar Babinsa.

Kegiatan mitigasi dilakukan dengan memantau daerah yang berpotensi terjadi kebakaran, sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dari titik api. Langkah ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan agar Karhutla tidak terjadi, terutama pada kawasan yang rawan mengalami kekeringan. Usai patroli, Babinsa memberikan sosialisasi secara langsung kepada warga dengan mengimbau agar tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar. Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan adanya asap maupun indikasi kebakaran di wilayahnya. Melalui kegiatan mitigasi dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, Babinsa Koramil 17/DB terus mendorong tumbuhnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan Karhutla di wilayah binaan.