Bisnismetro.id, JAKARTA – Harsiwi Achmad menyatakan program “Band Academy” yang diluncurkan INDOSIAR dirancang untuk menjawab stagnasi regenerasi band di Indonesia sekaligus menghadirkan format hiburan baru yang memadukan informasi dan entertainment.
“Selama ini band sebenarnya banyak, baik di sekolah maupun komunitas lokal. Tapi yang muncul secara nasional sangat sedikit, itu-itu saja,” kata Harsiwi dalam konferensi pers di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Jakarta, Kamis, 2 April 2026.
Menurut dia, kondisi tersebut mendorong INDOSIAR menghadirkan “Band Academy” sebagai intellectual property (IP) baru di industri hiburan televisi. Program ini diharapkan dapat menghidupkan kembali ekosistem musik band sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang.
“Diharapkan dari Band Academy ini industri musik, khususnya band, bisa tumbuh kembali. Regenerasi akan tercipta dan anak-anak muda punya wadah untuk menyalurkan cita-citanya,” ujarnya.
Program ini mulai digagas pada 2026 dengan menjaring lebih dari 1.500 band dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi berlapis, sebanyak 30 grup band terpilih untuk berkompetisi di panggung “Band Academy”.
Harsiwi menyebut peserta berasal dari berbagai wilayah, meskipun masih didominasi Pulau Jawa seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. Ia berharap pada musim berikutnya partisipasi dari luar Jawa akan semakin meningkat.
“Ke depan kita harapkan lebih banyak lagi band dari seluruh Indonesia yang ikut serta,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, “Band Academy” tidak hanya menilai kemampuan individu, melainkan kekuatan grup secara keseluruhan. Penilaian mencakup aransemen musik, penampilan panggung, kualitas vokal, hingga kekompakan antar personel.
“Yang dinilai adalah satu kesatuan band. Bagaimana mereka mengaransemen lagu, tampil di panggung, vokalnya, dan bagaimana semua elemen itu bersatu menjadi satu pertunjukan yang menarik,” ujar Harsiwi.
Ia mengakui membangun program berbasis band memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menarik minat penonton. Untuk itu, INDOSIAR menyiapkan strategi kreatif, mulai dari pemilihan juri dan pembawa acara, konsep penampilan, hingga kolaborasi dengan alumni program lain seperti “D’Academy”.
“Kita siapkan berbagai elemen agar acara ini tidak hanya menarik bagi Gen Z, tapi juga bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” katanya.
Selain kompetisi, peserta juga akan mendapatkan berbagai keuntungan seperti hadiah uang, kesempatan rekaman, kontrak artis, hingga peluang tampil di berbagai acara off-air. Seluruh peserta juga akan dikarantina di Jakarta selama mengikuti kompetisi.
Program “Band Academy” dijadwalkan tayang perdana pada Selasa, 7 April 2026 pukul 19.00 WIB secara langsung di INDOSIAR dan platform digital VIDIO.
Harsiwi optimistis program ini dapat menjadi momentum kebangkitan musik band Indonesia sekaligus melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di industri nasional maupun internasional.(Yd)***












