Bisnismetro.id, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., mendorong Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) terus membangun pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan ketangguhan mental peserta didik.
Hal tersebut disampaikan pada peringatan HUT ke-38 Yasarini yang mengusung tema “Berperan Aktif Mewujudkan Generasi Berkualitas dan Bermental Tangguh”, di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/8/2026).
Pada tahun lalu, Kasau menetapkan tiga prioritas pengembangan Yasarini yakni pemerataan akses pendidikan, penguatan peran guru, serta kemandirian yang didukung tata kelola modern. Fondasi tersebut kini semakin kuat melalui standardisasi 10 Program Unggulan Sekolah Angkasa, transformasi kewirausahaan sekolah, perhatian terhadap Sekolah Luar Biasa (SLB), penguatan kompetensi guru, hingga pembenahan tata kelola organisasi.
Kepercayaan masyarakat terhadap Yasarini pun terus meningkat. Saat ini, jumlah peserta didik telah mencapai lebih dari 24 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Kepercayaan tersebut semakin diperkuat dengan ditetapkannya SMA Pradita Dirgantara sebagai salah satu dari Sekolah Unggul Garuda Transformasi.
Menghadapi perkembangan teknologi, Kasau mengingatkan agar peran guru tetap menjadi yang utama dalam proses pembelajaran. “Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Namun saya mohon, dahulukan guru, kemudian teknologi,” ujarnya.
Selaku Pembina Utama Yasarini, Kasau juga menegaskan bahwa Sekolah Angkasa dan SMA Pradita Dirgantara memiliki peran strategis sebagai bagian dari hulu pembentukan sumber daya manusia yang kelak mengabdi kepada bangsa, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Udara.
Melalui pendidikan yang bermutu, Yasarini diharapkan terus melahirkan generasi berkualitas, berkarakter, dan bermental tangguh yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, TNI Angkatan Udara, serta Indonesia.












