Bisnismetro.id, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M. resmi membuka Kejuaraan Panahan KATGA 95 Archery 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 TNI Angkatan Udara. Ajang ini berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026 di Lapangan Panahan “Arjuna Koopsudnas”, Halim Perdanakusuma, JakartaTimur (Jumat, 24 April 2026).
Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat TNI-Polri, pemerintah, serta perwakilan masyarakat sipil dengan mengusung tema “Sportivitas dan Prestasi adalah Kehormatan.”
Dalam sambutannya, KSAU menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari pembinaan atlet panahan di Indonesia. Ia menilai olahraga panahan memiliki potensi besar dan semakin diminati masyarakat.
“Kejuaraan ini menjadi sarana untuk mengukur kemampuan, menguji prestasi, sekaligus melihat hasil pembinaan secara nyata. Saya berharap dari sini lahir bibit-bibit atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia hingga tingkat internasional,” ujar Tonny.
Antusiasme peserta pun terbilang tinggi. Dari target awal sekitar 440 atlet, jumlah peserta justru membludak hingga mencapai 528 orang. Para peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari TNI-Polri, atlet umum, hingga pelajar.
Sejumlah nomor yang dipertandingkan antara lain kategori barebow dan recurve dengan berbagai jarak, seperti 15 meter, 20 meter, hingga 50 meter. Kategori juga mencakup kelas eksekutif untuk perwira tinggi hingga kelas umum putra dan putri.
Sementara Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi dalam keterangannya kepada awak media menyebut kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HUT TNI AU yang telah digelar sejak bulan sebelumnya.
“Ini adalah bentuk dukungan TNI Angkatan Udara terhadap program pemerintah dalam menjaring atlet-atlet potensial. Kejuaraan ini terbuka untuk TNI, Polri, pelajar, hingga masyarakat umum,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa lokasi pertandingan di Lapangan Panahan Arjuna Koopsudnas dinilai strategis dan aktif digunakan sebagai pusat latihan, baik oleh anggota TNI AU maupun masyarakat.
Menariknya, kejuaraan ini menjadi yang pertama kali digagas oleh alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) angkatan 1995 atau KATGA 95.
Ke depan, ajang ini direncanakan menjadi agenda tahunan dengan sistem piala bergilir. Selain itu, panitia juga memperkenalkan maskot berupa burung elang dengan nama “Jawara Elang Penjaga Dirgantara Indonesia” sebagai simbol semangat dan ketangguhan para atlet.
Melalui kejuaraan ini, TNI Angkatan Udara berharap dapat terus mendorong perkembangan olahraga panahan nasional, sekaligus meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah yang lebih tinggi.





