Puncak Jaya – Kodim 1714/Puncak Jaya melaksanakan kegiatan Doa Bersama dan Ground Breaking (Peletakan Batu Pertama) Pembangunan Jembatan di Kampung Kulonggame, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu 5 September 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Negara Hadir Untuk Rakyat Melalui TNI AD”, sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan Yahya Wonorenggo, S.IP., Kabag Ops Polres Puncak Jaya AKP Misken D., Dansatgas Yonif 136/TS Letkol Inf Yudi Satriya Prabowo, S.H., M.IP., Dansatgas Yonif 527/BY Letkol Inf Heri Suseno, Danramil 1714-01/Mulia Lettu Inf Sugianto, Ketua Klasis GIDI Mulia Pdt. Telius Wonda, S.Th., Kepala Kampung Kulonggame Yatena Telenggen, serta masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyambutan rombongan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Asisten I Bidang Pemerintahan Yahya Wonorenggo, S.IP. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui TNI atas program pembangunan jembatan ini yang sangat membantu aktivitas masyarakat. Beliau juga menghimbau seluruh warga untuk menjaga dan merawat jembatan agar tetap bermanfaat bagi kemaslahatan bersama.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Dandim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, M.Han. Dalam arahannya yang tegas, beliau menyampaikan: “Pembangunan jembatan ini adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi untuk membangun — membuka akses, menghubungkan kampung, dan membuka peluang kemajuan bagi masyarakat. Program ini akan kami dukung sepenuhnya hingga tuntas, karena rakyat sejahtera berarti negara kuat. Jembatan ini harus menjadi jembatan kemajuan, bukan sekadar beton dan besi, melainkan jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.” Beliau juga menegaskan agar seluruh pihak bersinergi menjaga dan memastikan pembangunan berjalan lancar hingga selesai.
Secara simbolis, peletakan batu pertama dan penyerahan alat kerja dilakukan oleh Bupati Puncak Jaya yang diwakili oleh Yahya Wonorenggo, S.IP. Selanjutnya pembacaan doa dipimpin oleh Pdt. Telius Wonda, S.Th., dilanjutkan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Pembangunan jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung, melainkan jembatan kasih sayang dan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Negara hadir, rakyat sejahtera — TNI selalu ada untuk rakyat. (Pen Kodim 1714/PJ)












