Komunitas Prawiro Deklarasikan Prabowo Menjadi Presiden RI di 2024

Bisnismetro.id, BANDUNG – Sebanyak 64 Ketua Kelompok Relawan Joko Widodo di Jawa Barat (Jabar) bersama puluhan LSM, ormas, dan pondok pesantren mendeklarasikan dukungan bagi Prabowo Subianto untuk meneruskan kepemimpinan Jokowi dan menjadi Presiden RI di 2024.

Deklarasi masyarakat yang bergabung dalam komunitas Prawiro itu diadakan di Mall BTC, Bandung, Jawa Barat, Jumat (17/2/2023).

Ketua Prawiro Jawa Barat Budi Setiawan saat mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo sebagai Presiden menganggap Prabowo sosok pemimpin yang cakap dalam bekerja, memiliki keberanian dan sudah teruji kesetiaannya kepada NKRI.

Menteri Pertahanan ini juga dinilai sebagai tokoh yang memberikan solusi dari berbagai tantangan dinamika dunia global, karena berpengalaman dalam dunia militer, bergerak cepat dalam mengerjakan program pemerintah, hingga kemajuan rakyat.

“Faktor-faktor tersebut yang membuat kami yakin mendukung Prabowo sebagai Presiden Indonesia. Kami selaku komunitas, ormas, LSM, ulama, akademisi, generasi milenial, hingga budayawan Jawa Barat yang tergabung dalam Prawiro Jawa Barat, siap mendukung bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia 2024-2029,” ungkap Budi.

Saat ini, Budi melanjutkan, Prawiro Jawa Barat sudah memiliki pengurus di beberapa kabupaten/kota di antaranya; Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Tasik kota, Kabupaten Tasik, dan Kabupaten Pangandaran.

“Kita terus kembangkan dan yang lain sedang dibentuk, karena harus orang yang tepat dan kredibel. Jangan asal tunjuk,” kata Budi.

Ia berharap jika Prabowo terpilih sebagai Presiden Indonesia ke-8, Indonesia akan menjadi negara yang sejahtera, berdaulat, serta mampu melahirkan sumber daya manusia yang unggul.

“Harapannya, Prabowo betul-betul mewakafkan dirinya untuk rakyat Indonesia. Mengatasi tantangan ekonomi yang sedang dihadapi, menjaga keharmonisan antar suku, budaya, agama, serta memberantas korupsi,” pesan Budi.

Selain itu, Budi mengatakan jika nantinya Prabowo memimpin Indonesia pada periode tahun 2024-2029, ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu konsentrasi pemerintah perlu ditingkatkan. Salah satunya, menurutnya, adalah dengan meningkatkan sumber daya manusia dengan memperbanyak pendidikan vokasi bidang pertanian.

Meningkatkan ketahanan pangan dengan cara menormalisasi irigasi yang sudah ada dan membangun irigasi baru untuk mengairi sawah dan ladang. Memaksimalkan sawah dan ladang yang sudah ada dan membuka lahan baru untuk pertanian,” tutup Budi.(***)