Koopsudnas Kerahkan Dua Hercules Salurkan 27 Ton Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Bisnismetro.id, JAKARTA – Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) mengerahkan unsur angkut udara jajaran TNI Angkatan Udara untuk mendukung percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 27,09 ton bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/8/2026) malam, menggunakan dua pesawat Hercules dengan tujuan Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.

Dua pesawat tersebut membawa total 4.925 paket sembako. C-130J Super Hercules Skadron Udara 31 Grup 1 Angkut mengangkut 2.545 paket dengan berat sekitar 14.000 kilogram dan lepas landas pukul 21.45 WIB. Sekitar 35 menit kemudian, C-130H Hercules kedua menyusul dengan membawa 2.380 paket seberat 13.090 kilogram. Pengiriman melalui jalur udara ini menjadi bagian dari dukungan cepat TNI AU untuk mempercepat mobilisasi logistik menuju wilayah yang terdampak bencana.

Selain dukungan angkutan logistik, Koopsudnas turut mengerahkan pesawat Boeing 737 Skadron Udara 5 Grup 4 Khusus untuk mendukung mobilisasi personel yang akan membantu penanganan bencana di wilayah terdampak. Pemanfaatan unsur angkut udara jajaran Koopsudnas memungkinkan bantuan dalam jumlah besar dikirim secara cepat dalam satu rangkaian penerbangan, sehingga mempercepat proses distribusi kebutuhan masyarakat pada fase tanggap darurat. BNPB sendiri mencatat gempa berkekuatan M7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dan menyebabkan dampak korban serta kerusakan di sejumlah wilayah.

Kesiapan pelaksanaan misi ditinjau langsung Komandan Grup 1 Angkut Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, S.T., M.M., M.Han., di Apron Baseops Lanud Halim Perdanakusuma. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pesawat dan awak sebelum melaksanakan penerbangan malam. Seluruh kru diingatkan untuk tetap fokus dan mengutamakan keselamatan penerbangan, sehingga dukungan udara Koopsudnas dapat terlaksana secara efektif dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.