BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Tumpukan sampah bukan lagi menjadi momok bagi warga di kawasan RW 08 Jombang, Ciputat Tangerang Selatan. Dengan metode budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly), warga berhasil mengubah sampah organik rumah tangga menjadi pakan ikan dan unggas bernutrisi tinggi. Langkah kreatif ini tidak hanya menyehatkan lingkungan, tetapi juga mendatangkan keuntungan ekonomi.
Di tengah darurat sampah di Tangsel, inisiatif ini muncul sebagai solusi lokal yang masif. “Kami memilah sampah sisa makanan, sisa sayur, dan buah untuk pakan maggot. Sampah tidak lagi bau berserakan,” ujar Hendra, salah satu pegiat lingkungan, kepada BisnisMetro.id, Rabu (5/3/2026).
Sampah organik yang dikumpulkan setiap hari di TPS 3R/rumah tangga diolah menjadi media tumbuh maggot. Dalam waktu sekitar 14 hari, maggot tumbuh besar, kaya protein, dan siap panen. Maggot ini kemudian digunakan sebagai pakan lele dan ayam, yang menurut Hendea membuat ternak lebih cepat besar dibandingkan pakan pabrikan.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan sendiri memang tengah gencar mendorong program “Sampah Jadi Cuan” ini ke seluruh RW. “Kami mendorong budidaya maggot agar sampah organik selesai di tingkat lokal,” ujar Aziz, perwakilan DLH Tangsel.
Dengan inisiatif ini, warga Tangsel membuktikan bahwa limbah bisa diubah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomis tinggi (cuan), sekaligus menjaga Tangsel lebih bersih dan hijau.(Red)***









