LATIHAN BERSAMA HELIKOPTER TNI AL DAN KAPAL PERANG TURKI DI LAUT MEDITERANIA

Internasional77 Dilihat

Bisnismetro.id, TURKI — Prajurit TNI AL dalam hal ini Crew Helikopter HS-1305 dan KRI Diponegoro-365 (KRI DPN-365) yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL kembali unjuk kemampuan dengan melaksanakan latihan bersama pengiriman barang menggunakan helikopter (Vertical Replenishment/Vertrep) dengan kapal perang Turki TCG Bandirma F-502 di Laut Mediterania pada Minggu (30/06).

Latihan bersama yang dilaksanakan yaitu latihan pengiriman logistik ketika kapal sedang berlayar di tengah laut, dimana helikopter tidak dapat mendarat sehingga untuk menurunkan logistik tersebut harus menggunakan peralatan hoist yang ada di helikopter.

Helikopter take off dari KRI DPN-365 terbang menuju ke posisi TCG Bandirma F-502, selanjutnya Heli hovering di atas geladak buritan untuk menurunkan logistik dengan menggunakan peralatan hoist.

Helikopter AS 565 MBe HS-1305 dari Skuadron 100 Wibg Udara 2 Puspenerbal Juanda ini, diawaki oleh Kapten Laut (P) Rayendra Jaka selaku Captain Pilot dan Lettu Laut (P/W) Michelle Anggreani selaku Copilot.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL, Letkol Laut (P) Wirastyo Haprabu mengatakan vertrep merupakan suatu metode dalam pembekalan logistik di laut atau Replenishment at Sea (RAS) dengan menggunakan sarana kemampuan helikopter, dimana dalam pembekalan tersebut Heli tidak dapat landing di kapal.

“Latihan Vertrep dengan kapal perang Turki ini dilakukan untuk menunjukkan profesionalisme serta meningkatkan kerjasama antar unsur MTF”, terangnya.

Lebih lanjut dengan adanya kesempatan latihan bersama ini diharapkan dapat mengasah dan meningkatkan kemampuan Prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL dalam melaksanakan pembekalan di laut serta untuk meningkatkan koordinasi dan prosedur komunikasi taktis antara Heli dengan KRI.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali mentampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia untuk terus memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan, serta menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat agar tercapainya tujuan bersama.(Red/BM)***