Miris! Banyak Muda-Mudi di Tangsel, Badan Sehat Tapi Beli Obat di Kios Dekat Kampus Jalan Puspiptek

BisnisMetro,TANGERANG SELATAN- Sebuah kios kecil di pinggir Jalan Raya Puspiptek, Kampung Ampera, Babakan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), jadi langganan muda-mudi membeli obat keras tramadol dan sejenisnya.

Kios itu terlihat kusam, tak ada yang istimewa dari penampakannya, Selasa (06/01/26). Lebarnya sekira 3 meter, namun hanya 1 meter yang dibuka, sedangkan sisi lainnya ditutupi folding gate, bikin kios terlihat mencurigakan.

Keberadaannya tak cukup jauh dari kampus swasta ternama, bahkan hanya berjarak sekira 20 meter dari pos akses luar Kodiklat. Bagi warga setempat, kios itu cukup terkenal lantaran pernah dirazia akibat praktik ilegal tersebut.

Meski sering dirazia, pemilik tak juga kapok. Kios terus beroperasi dengan menarget kalangan muda-mudi sebagai pelanggan utama. Guna menutupi praktiknya, pemilik memajang beberapa bungkus snack ringan di atas etalase sebagai kamuflase.

Pantauan di lokasi, pembeli obat keras yang datang cukup beragam. Dari anak-anak punk jalanan hingga ada pula kalangan wanita. Tiap pembeli datang, spontan 2 pria penjaga kios langsung berinteraksi lalu menyerahkan paket kemasan kecil.

Sebenarnya warga setempat cukup resah dengan penjualan bebas obat keras di kios itu. Hanya saja, mereka tak bisa bertindak. Apalagi sempat disebut, ada oknum yang jadi beking dibaliknya.

Menindaklanjuti informasi itu, pihak kepolisian langsung merespon. Kanitreskrim Polsek Cisauk, Iptu Nurali Hambali memastikan telah mengirim tim ke lokasi.

“Tim Buser sudah saya perintahkan meluncur,” ujarnya singkat.

Sebagaimana diketahui, penjualan obat keras di wilayah Tangsel sulit diberantas. Tak hanya apotik liar, kini kios hingga warung kelontong pinggir jalan turut menjual bebas. Beberapa kali lapak mereka dirazia, ribuan butir pil disita. Namun praktiknya terus berulang.(SG)***