Bisnismetro.id, JAKARTA – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo resmi membuka Kejuaraan Panahan Piala Panglima TNI Tahun 2026 di Lapangan Panahan Arjuna, Koopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (23/10/2026).
Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut diikuti 456 peserta dari kalangan TNI, Polri, dan masyarakat umum. Pertandingan berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Minggit menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga menjadi bagian dari upaya pembinaan atlet, penjaringan bibit unggul, dan peningkatan prestasi olahraga panahan Indonesia hingga tingkat internasional.
“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan, meningkatkan prestasi serta sportivitas para atlet prajurit TNI, Polri, dan masyarakat, sekaligus mencari atlet-atlet baru berprestasi dalam cabang olahraga panahan,” ujar Minggit.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan kejuaraan tersebut merupakan wujud komitmen TNI untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan olahraga nasional, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.
Menurutnya, olahraga panahan memiliki nilai lebih dari sekadar kemampuan fisik. Cabang olahraga ini juga melatih mental, kedisiplinan, tanggung jawab, kehormatan, kerja sama, perjuangan, serta kepercayaan terhadap kemampuan diri sendiri.
Nilai-nilai tersebut, kata Minggit, menjadi landasan penting dalam membentuk karakter atlet yang tangguh dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Hal ini menjadi landasan karakter moral para peserta untuk meningkatkan kemampuannya dan meraih prestasi setinggi-tingginya,” tuturnya.

Empat Sasaran Kejuaraan Panahan Piala Panglima TNI
Minggit menyampaikan, terdapat empat sasaran utama yang ingin dicapai melalui Kejuaraan Panahan Piala Panglima TNI Tahun 2026.
Pertama, menjadi parameter keberhasilan pembinaan atlet, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Kedua, mencari dan menemukan bibit-bibit atlet potensial yang dapat dikembangkan untuk meraih prestasi.
Ketiga, meningkatkan kualitas atlet sekaligus mendorong kemajuan olahraga nasional.
Keempat, membangun dan memelihara komunikasi antarpengurus olahraga di tingkat pusat hingga daerah agar tercipta hubungan yang harmonis dan solid.
Ia berharap, kejuaraan ini dapat menjadi wadah bagi atlet dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuka peluang bagi lahirnya atlet panahan yang mampu mengharumkan nama Indonesia.
Pangkoopsudnas juga mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara serta dukungan seluruh pihak yang terlibat, termasuk jajaran TNI, Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI), pengurus panahan DKI Jakarta, dan pengurus panahan Jakarta Timur.

Tekankan Sportivitas dan Persatuan
Dalam kesempatan tersebut, Minggit mengingatkan seluruh atlet agar mengikuti pertandingan dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sikap kesatria, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya kompetisi.
Ia juga meminta para juri dan wasit menjalankan tugas secara jujur dan bijaksana dengan tetap mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh peserta.
“Kepada para atlet, saya ucapkan selamat bertanding. Raihlah prestasi yang terbaik, hindari segala tindakan tidak terpuji yang dapat mengganggu kelancaran jalannya pertandingan, serta utamakan semangat persatuan, kesatuan, dan kebersamaan,” tegasnya.
Menurut Minggit, semangat sportivitas dan kebersamaan menjadi bagian penting dari penyelenggaraan kejuaraan, sekaligus memperkuat soliditas antara TNI, Polri, dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan olahraga semacam ini dapat terus dikembangkan sebagai sarana mempererat hubungan antarkomponen bangsa sekaligus mendukung pembinaan atlet berprestasi.
Pertandingkan Sejumlah Kategori
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Panahan Piala Panglima TNI Tahun 2026 dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 456 peserta mengikuti kompetisi yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Sejumlah kategori yang dipertandingkan meliputi barebow 15 meter, barebow 20 meter, barebow 50 meter, serta compound 50 meter.
Pertandingan mencakup kategori TNI dan umum, putra dan putri, serta nomor individu, beregu, dan beregu campuran sesuai kategori yang diperlombakan.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas dan daya saing dalam olahraga panahan.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Pangkohanudnas Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, Wakasau Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi, Wakasal Laksamana Madya TNI Edwin, Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, serta sejumlah pejabat TNI dan undangan lainnya.
Melalui Kejuaraan Panahan Piala Panglima TNI 2026, TNI berharap pembinaan olahraga panahan semakin berkembang, atlet-atlet potensial terus bermunculan, dan prestasi Indonesia di tingkat internasional semakin meningkat.(Yd)***






