Pemilik Lahan Batal Hadir Di Kantor Kelurahan, Mediasi Penutupan Akses Jalan Gang Besan Kp Cicentang Serpong Belum Hasil

Megapolitan868 Dilihat

Bisnis Metro,TANGERANG SELATAN- Pertemuan menyikapi penutupan akses jalan Gang Besan dengan tembok beton digelar di Kantor Kelurahan Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Namun mediasi itu tak membuahkan kesepakatan, sebab pihak pemilik lahan batal hadir.

Mediasi itu digelar Selasa 7 Februari 2023 malam. Pihak kelurahan, warga lingkungan RT02 dan RT03, Babinsa, Binamas, hingga anggota DPRD turut hadir. Sedang perwakilan pemilik lahan tak kunjung datang meski sebelumnya menyatakan siap hadir.

“Hasilnya ya nggak final, karena pemiliknya nggak jadi datang,'” tutur Ketua RT02 Cicentang, Abdul Rohmat Soleh, Rabu (08/02/23).

Warga menyesalkan ketidakhadiran pemilik lahan dalam mediasi itu. Padahal banyak pihak yang menginginkan solusi bersama atas persoalan penutupan tembok di Gang Besan. Ketua RT03, Asep, menyebut, permintaan warga agar dibukanya kembali akses jalan nanti akan disampaikan langsung pihak kelurahan pada pemilik lahan.

“Nanti lurah yang nemuin pemilik lahan. Kalau warga intinya minta akses jalan aja, temboknya dibongkar,” ucapnya.

Perwakilan pemilik lahan belum bisa dikonfirmasi atas alasan ketidakhadiran dalam mediasi. Warga lingkungan pun terpaksa harus sabar menunggu hingga ada tanggapan dari pemilik soal akses jalan di lokasi.

Akses Jalan Gang Besan memiliki lebar sekira 2 hingga 3 meter, dengan panjang sekira 1 kilo. Bagian mulut gang berada persis di samping SPBU Rawa Buntu. Terdapat ratusan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di sekitaran jalan Gang Besan.

Pada Jumat 3 Februari, para pekerja menutup akses gang dengan membangun tembok beton setinggi 2 meter. Penutupan dibuat melintang di tengah gang, lalu memanjang sekira 30 meter menutup akses rumah warga. Saat pembangunan tembok, sejumlah orang diduga kelompok bayaran nampak mengawal di lokasi.(bli/sg)