Perkuat Sishanudnas, Koopsudnas Gelar FGD Tranformasi Postur TNI AU Bidang Antariksa

Bisnismetro.id, JAKARTA – Untuk menjawab dinamika perang masa depan yang semakin kompleks, termasuk ancaman udara dan Antariksa, Koops Udara Nasional (Koopsudnas) menggelar Focus Group Discussion (FGD) strategi trasnformasi postur TNI AU bidang Antariksa. FGD dibuka Kepala Staf Koopsudnas (Kaskoopsudnas) Marsda TNI Dr. Ir. Purwoko Aji Prabowo M.M., MDS., di Makoopsudnas, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (12/2/2026).

FGD menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret penguatan postur tubuh TNI AU di domain Antariksa sebagai bagian dari sistem pertahanan udara nasional. Transformasi postur TNI AU yang dibahas mencakup _roadmap_, pengawakan organisasi, dan implementasi, termasuk penguatan kapasitas pemantauan ruang udara dan Antariksa, integrasi sistem sensor dan radar, peningkatan interoperabilitas komando dan kendali serta optimalisasi pemanfaatan teknologi satelit untuk deteksi dini dan respon cepat potensi ancaman.

FGD diawali paparan Dansatantariksa Koopsudnas Kolonel Pnb Herry Setiawan tentang dasar pembentukan Satuan Antariksa dan tugas-tugasnya. Dilanjutkan dengan paparan Mayor Lek Okky dari AAU, yang memaparkan urgensi transformasi dan keterlibatan miliiter di domain antariksa.

FGD juga menghadirkan para pakar dan pemangku kepentingan strategis nasional yang berkompeten dibidang kebijakan, politik, hukum, teknologi satelit dan tata kelola antariksa. Beberapa narasumber masing-masing adalah Direktur kebijakan Politik, Hukum Pertahanan dan Keamanan Dr. Dudi Hidayat, Direktur Indonesian National Air and Space Institute (INASA) Prof. Ena Sri Adiningsih, perwakilan Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN Dr. Emanuel Sungging Mumpuni, S.Si., M.Si, perwakilan Pusat Riset Teknologi Antariksa Chusnul Tri Judianto S.T., M.M., Analisis Kebijakan/NCP UNCOPUOS Happy Rumpis S.Sos., M.A., dan dosen Unhan /TA Madya DPN Dr. Ir. Jupriyanto S.T. S.H., M.t., IPU., ASEAN Eng., ACPE.

FGD diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret dalam penyempurnaan postur TNI AU, melalui integrasi kemampuan antariksa, penguatan _Space Situational Awareness_ serta peningkatan ineroperabiltas dan kesiapan antariksa, guna menjamin keunggulan informasi dan kedaulatan NKRI.

FGD turut dihadiri Pangkoopsau, Pangkosek I, II, III dan IV, dan sejumlah pejabat TNI AU yang terkait dengan domain antariksa, serta siswa Sespimti Polri.