Bisnismetro.id, USA – Tujuh personel TNI Angkatan Udara yang dipimpin oleh Dansathar 64 Depohar 60 Letkol Tek Sudarianto mengikuti Explosive Ordnance Disposal (EOD) Subject Matter Exchange (SME) & Field Training Exercise (FTX) yang diselenggarakan oleh US Pacific Air Forces (US PACAF) di Andersen Air Force Base, Guam, Amerika Serikat, pada 20–24 Juli 2026.
Pelatihan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi personel dalam penanganan berbagai ancaman bahan peledak melalui pembelajaran teori dan praktik. Materi yang diberikan meliputi Unexploded Ordnance (UXO), Improvised Explosive Device (IED), serta downed Unmanned Aircraft System (UAS)/drone, guna memperkuat kemampuan personel menghadapi spektrum ancaman yang terus berkembang.
Selain materi penanganan ancaman, peserta juga memperoleh familiarisasi pengoperasian berbagai peralatan EOD modern, di antaranya robot EOD, bomb suit, X-ray detector, Hook and Line Kit, serta perlengkapan pendukung lainnya yang digunakan dalam operasi penjinakan bahan peledak.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU dalam meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat interoperabilitas dengan mitra internasional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai ancaman EOD di lingkungan operasi yang semakin kompleks.(Red)***












